Mo Go Bo Tho Ngo
Baris keempat dari aksara Jawa ini bermakna “manungso kinodrat dosa, lali, luput, apes, lan mati“ yang berarti manusia pasti memiliki dosa, lupa, kesalahan, kesialan, dan mati.
Makna filosofis dari baris keempat ini menekankan bahwa manusia sejatinya selalu memiliki kekurangan.
Akan menyalahi kodrat sebagai manusia apabila manusia itu sendiri tidak mau mengakui kesalahan atau kekurangan yang ada pada dirinya.
Kelemahan dan kekurangan tersebut seharusnya dapat menjadikan manusia untuk senantiasa eling lan waspodo (ingat dan waspada).
Sehingga manusia dapat senantiasa berhati-hati dalam bertindak agar tidak merugikan diri sendiri, orang lain, dan alam.
Makna filosofis Aksara Jawa ini tidak hanya sekadar makna yang tidak ada artinya, namun menjadi salah satu tuntunan masyarakat dalam kehidupan karena memiliki nilai-nilai luhur yang harus dilestarikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!