jelajah

Sejarah Tradisi Toron yang Sudah Ada Sebelum Abad ke-19, Ternyata Ini Alasan Warga Madura Mudik Besar-Besaran saat Hari Raya Idul Adha

Sabtu, 7 Juni 2025 | 12:30 WIB
Potret warga Madura lakukan tradisi toron, berbondong-bondong mudik ke kampung halaman, memanfaatkan momen Idul Adha untuk pulang ke kampung halaman (indonesia.go.id)

SketsaNusantara.id - Umat muslim di seluruh penjuru Indonesia saat ini tengah merayakan Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Salah satu tradisi unik masyarakat yang sering ditemukan saat Hari Raya Kurban adalah Toron yang biasa dilakukan warga Madura tiap tahunnya.

Tradisi ini merujuk pada mudik atau ke kampung halaman yang dilakukan warga Madura menjelang Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Sudah Menjadi Tradisi, Bagaimana Hukumnya Titip Doa dan Oleh-Oleh Haji? Begini Penjelasan Buya Yahya

Berbeda dengan masyarakat yang pada umumnya mudik saat Lebaran Idul Fitri, warga Madura memanfaatkan momen Lebaran Haji untuk pulang ke kampung halaman.

 

Lantas, bagaimana asal usul toron dan mengapa warga Madura lebih memilih mudik besar-besaran menjelang Hari Raya Idul Adha ketimbang saat Lebaran Idul Fitri?

Belum lama ini, masyarakat Madura kembali ramai jadi sorotan saat melaksanakan tradisi "Toron" menjelang Idul Adha 1446 H.

Berbeda dengan kebiasaan mudik pada Lebaran Idul Fitri, Toron menjadi tradisi pulang kampung yang dilakukan sebagian besar warga Madura menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Bupati Situbondo Rayakan Idul Adha di Desa Curah Tatal, Mas Rio Bagikan Bantuan Bibit Kopi dan Rencanakan Bangun Akses Jalan

Tradisi ini tidak hanya sekadar mudik, tetapi juga menjadi wujud penghormatan terhadap leluhur dan pengikat kuat tali silaturahmi antaranggota keluarga.

Kata "Toron" dalam bahasa Madura berarti "turun" atau Toron Tona (turun tanah) yang diartikan pulang kembali ke kampung halaman.

Moordinati, Dosen Ilmu Sejarah Universitas Airlangga, menyebut asal mula sejarah tradisi Toron yang konon sudah ada bahkan sebelum abad ke-19.

"Toron ini memiliki arti turun, bagi orang Madura tradisi ini dimaknai sebagai momen untuk kembali pulang ke kampung halamannya. Ada yang menyebutnya Toron Tona, artinya pulang ke kampung halaman untuk menyambangi keluarga dan kerabatnya," kata Moordiati, dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Unair pada hari Sabtu, 7 Juni 2025.

Halaman:

Tags

Terkini