SketsaNusantara.id- Can Macanan Kadduk dikenal sebagai seni khas Kabupaten Jember yang berupa macan-macanan dari karung goni saat malam hari.
Can Macanan sendiri mempunyai arti harimau gadungan, sedangkan Kadduk adalah karung.
Karung yang dipakai biasanya disulam dengan tali rafia dan nantinya akan membentuk macan besar mengerikan.
Tingginya bisa mencapai hampir satu setengah meter dengan lebar mulut macan sekitar 40 cm, yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Sedangkan kepala macan dibuat dari kayu yang dilapisi kulit atau digambar dengan memakai cat minyak, dimana satu ekor macan beratnya setengah kwintal.
Kesenian Can Macanan Kadduk tertua yang masih berkembang hingga saat ini berada di Jalan Kalimantan No. 37, Tegal Boto Sumbersari Jember atau di sebelah barat gedung Unej Medical Center (UMC).
Selain Can Macanan Kadduk, ada juga kesenian tua khas Jember lainnya yang bernama Ta Butaan.
Kesenian tersebut berasal dari Desa Kamal, Kecamatan Arjasa dan menyebar ke sekitar Jember bagian utara.
Kesenian Ta Butaan sudah mengalami akulturasi budaya yaitu antara budaya Jawa dan Madura.
Prosesi Ta Butaan pada upacara Kadisah akan menampilkan penari yang ada di dalam boneka raksasa, lalu diarak mengelilingi desa setiap setahun sekali.
Boneka ini adalah wujud sosok Ta Butaan yang sakral dan hanya boleh muncul di hadapan orang pada saat ritual adat saja.