jelajah

Relate dengan Zaman Sekarang? Inilah Makna Lagu Hari Lebaran Karya Ismail Marzuki yang Berisi Sindiran kepada Para Penguasa Negeri

Jumat, 4 April 2025 | 10:00 WIB
Potret jemaah sholat ied di hari lebaran, momen sukacita di tengah lesunya kondisi ekonomi seperti yang diungkapkan dalam lagu Hari Lebaran karya Ismail Marzuki (Unsplash/Falaq Lazuardi)

Faktanya, di awal 1950-an, kehidupan rakyat Indonesia jauh dari kata makmur.

Kemiskinan, kelaparan, dan ketidakstabilan politik masih menjadi tantangan besar yang dihadapi masyarakat pasca-kemerdekaan.

Baca Juga: Terkenal Seru di Pulau Jawa, Intip 4 Tradisi Saat Momen Idul Fitri Punya Filosofi yang Mendalam, Ada Daerahmu di Sini?

Selain itu, dalam lagu ini juga menyebut tradisi bulan Syawal yang kerap menjadi momen orang tua menikahkan anak-anak mereka.

Hal ini mencerminkan kebiasaan sosial yang kuat di kalangan masyarakat saat itu, sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan ekonomi, rakyat tetap berusaha menjaga tradisi dan kebersamaan.

Namun, kontras antara semaraknya Lebaran dan realitas pahit yang dialami rakyat semakin mempertegas sindiran Ismail Marzuki terhadap para penguasa yang gagal memenuhi janji kesejahteraan.

Melalui Hari Lebaran, Ismail Marzuki menunjukkan kepiawaiannya dalam mengemas kritik sosial dalam bentuk seni yang indah.

Baca Juga: Joko Anwar Kritik Ucapan 'Ndasmu' yang Dilontarkan Prabowo Subianto saat Memberikan Pidato, Singgung Soal Krisis Keteladanan

Berikut adalah lirik lengkap Lagu Hari Lebaran karya Ismail Marzuki:

Setelah berpuasa satu bulan lamanya. Berzakat fitrah menurut perintah agama. Kini kita beridulfitri berbahagia

Minal aidin walfaizin. Maafkan lahir dan batin. Selamat para pemimpin. Rakyatnya makmur terjamin.

Dari segala penjuru mengalir ke kota. Rakyat desa berpakaian baru serba indah

Setahun sekali naik trem listrik perey. Hilir mudik jalan kaki pincang sampai sore

Cara orang kota berlebaran lain lagi. Kesempatan ini dipakai buat berjudi.

Sehari semalam main ceki mabuk brendi. Pulang sempoyongan kalah main pukul istri

Halaman:

Tags

Terkini