SketsaNusantara.id- Pulau Jawa memiliki beragam tradisi dari setiap momen, salah satunya nuansa Idul Fitri.
Jangan salah, tradisi ini justru akan mempererat persaudaraan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat Pulau Jawa.
Biasanya tradisi ini dilakukan jelang Idul Fitri atau bahkan setelah momen hari kemenangan tersebut.
1.Yogyakarta
Tradisi satu ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga warga Yogyakarta sebagai bagian dari Pulau Jawa.
Terkenal dengan nama Grebeg Syawal, dilaksanakan setiap 1 Syawal. Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat akan membuat tujuh gunungan.
Gunungan tersebut akan diantar di beberapa titik lokasi hingga diarak ke Alun-Alun Utara untuk diperebutkan masyarakat sekitar.
Adapun makna tradisi ini adalah bagi mereka yang berhasil mengambil hasil bumi di gunungan tersebut. Maka mereka akan dilimpahi dengan keberkahan.
2. Semarang
Baca Juga: Apem dan Megengan, Tradisi Islami Jelang Ramadhan
Perayaan ini dinamakan dengan Sesaji Rewanda. Rewanda artinya adalah monyet. Merupakan ritual yang ditujukan untuk monyet-monyet penghuni kawasan Gunung Kreo.
Terdapat empat gunungan yang disediakakan, yakni isi nasi golong atau sega kethek (nasi monyet), gunungan buah-buahan, gunungan hasil bumi dan gunungan lepet serta ketupat.
Artikel Terkait
Wisata Petualangan di Jember, Punya Jalur Pendakian Terpanjang dan Terpencil di Pulau Jawa
4 Spot Sunrise di Banyuwangi untuk Liburan Tahun Baru 2025, Lihat Matahari Pertama di Pulau Jawa, Ada Sport Surfing Dunia!
Apem dan Megengan, Tradisi Islami Jelang Ramadhan
Vicky Prasetyo Lakukan Tradisi Mandi Kembang Saat Pulang ke Cikarang Jelang Lebaran, Biar Apa? Sang Gladiator: Kita Harus...
Rayon FIK Rayakan Harlah dengan Tradisi dan Kebersamaan
Mudik Singkatan dari Apa? Mengenal Tradisi Pulang Kampung saat Lebaran yang Lahir pada Masa Orde Baru