Minggu, 19 Juli 2026

Relate dengan Zaman Sekarang? Inilah Makna Lagu Hari Lebaran Karya Ismail Marzuki yang Berisi Sindiran kepada Para Penguasa Negeri

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 4 April 2025 | 10:00 WIB
Potret jemaah sholat ied di hari lebaran, momen sukacita di tengah lesunya kondisi ekonomi seperti yang diungkapkan dalam lagu Hari Lebaran karya Ismail Marzuki (Unsplash/Falaq Lazuardi)
Potret jemaah sholat ied di hari lebaran, momen sukacita di tengah lesunya kondisi ekonomi seperti yang diungkapkan dalam lagu Hari Lebaran karya Ismail Marzuki (Unsplash/Falaq Lazuardi)

Akibatnya sang ketupat melayang ke mate. Si penjudi mateng biru dirangseng si istri.

Lang tahun hidup prihatin. Kondangan boleh kurangin. Korupsi jangan kerjain

Minal aidin walfaizin. Maafkan lahir dan batin. Selamat para pemimpin. Rakyatnya makmur terjamin.

Baca Juga: Jangan Lengah! 7 Gejala Ini Muncul Akibat Naiknya Gula Darah karena Makanan Manis saat Lebaran

Ismail Marzuki, dikenal sebagai seorang komponis legendaris Indonesia, yang karya-karyanya penuh jiwa nasionalisme dan kepekaan sosial.

Beberapa bagian lirik dari lagu karya Ismail Marzuki ini masih relevan dengan kondisi saat ini.

Namun sayangnya, ada beberapa lirik yang dianggap tabu sehingga seringkali tidak dinyanyikan atau dihilangkan.

Dalam versi yang lebih modern, lagu Hari Lebaran hanya mengulang lirik berisi ungkapan sukacita menyambut Lebaran. Sindiran ucapan selamat bagi para pemimpin juga masih bisa didengarkan hingga sekarang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @gnfi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X