SketsaNusantara.id - Belajar sejarah Nusantara bisa melalui benda-benda sejarah peninggalan dari kerajaan-kerajaan yang ditemukan.
Seperti halnya dua buah benda sejarah yang ditemukan di Jember beberapa waktu lalu.
Di Kota Tembakau ini, pernah ditemukan dua buah benda sejarah berupa prasasti.
Pertama yaitu prasasti Kranjingan yang ditemukan di Desa Langsepan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Prasasti kedua yaitu prasasti Muktisari. Prasasti ini ditemukan di Dusun Muktisari, Kecamatan Tegalbesar, Kabupaten Jember.
Kedua prasasti yang ditemukan di Jember ini memiliki sebuah kesamaan, yaitu terpahat di batuan kecil.
Dalam prasasti tersebut juga terukir dua aksara dalam bahasa Jawa Kuno atau Kawi.
Seperti dilansir dari kanal Youtube balaipelestariankebudayaanXI, aksara pertama yaitu dibaca 'ra' dengan diberi tanda baca yang mengartikan cara membacanya menjadi sengau, yaitu 'rang'.
Selanjutnya yaitu aksara yang dibaca 'ja' yang ditulis dengan pepet di atasnya sehingga menjadi 'ji'.
Sehingga dua aksara tersebut membentuk sebuah kalimat bacaan 'rangji'. Konon kalimat ini menjadi awal mula penyebutan Kranjingan.
Kemudian pada batu prasasti yang lebih besar, terdapat 5 baris aksara.