Kamis, 4 Juni 2026

Doyan Petualangan? Jujugan Wisata Alam di Jember untuk Liburan Natal dan Tahun Baru 2025, Pantai Ini Masih Perawan

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 11 Desember 2024 | 19:00 WIB
Rekomendasi jujugan wisata alam untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Jember. Rasakan sensasi menantang dan pemandangan indah. (Instagram @ntan_fyy)
Rekomendasi jujugan wisata alam untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Jember. Rasakan sensasi menantang dan pemandangan indah. (Instagram @ntan_fyy)

SketsaNusantara.id- Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, waktunya untuk menyiapkan destinasi wisata.

Warga Jember dan sekitarnya wajib untuk mengunjungi pantai ini. Apalagi bagi kalian pecinta suasana petualangan.

Untuk menuju ke kawasan wisata tersebut memang terbilang cukup sulit. Kalian akan disuguhkan dengan medan yang menantang.

Baca Juga: Komisi C DPRD Jember Sebut Proyek Pembangunan Jalan di Pantai Bandealit Senilai Rp14 Miliar, Perencanaannya Tak Tepat

Melansir dari Instagram @ntan_fyy yang diunggah kembali oleh akun Instagram @wisatajember_official.

Destinasi wisata alam itu dikenal dengan Pantai Nanggelan. Merupakan jujugan yang jarang terjamah oleh manusia.

Lantaran lokasi dari kawasan pantai itu memang cukup sulit untuk dijangkau. Namun berbeda jika kalian yang suka dengan suasana petualangan.

Baca Juga: Banyuwangi Punya! Mau Ala-Ala Jejak Si Gundul Bisa Kunjungi Wisata Ini Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Ada Wahana Apa Aja?

Pantai ini berlokasi di Kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Tersembunyi di balik gunung Desa Curahnongko.

Wisatawan disarankan untuk menggunakan sepeda motor. Kendaraan itu juga akan diletakkan di penitipan motor dengan biaya sekitar 10 sampai 15 ribu rupiah.

Setelah menitipkan kendaraan roda dua tersebut. Kalian akan berjalan kaki untuk tiba di Pantai Nanggelan.

Baca Juga: Eksplorasi Wisata Alam Jember, Rekomendasi 5 Destinasi Hits untuk Liburan Natal dan Tahun Baru Anda

Pengunjung akan menyusuri rute menanjak, kebun, bukit hingga hutan dengan jalanan curam dan berbatu.

Waktu tempuh sekitar 30 sampai 45 menit. Disarankan jika ingin ke sana, lebih baik saat musim kemarau karena jika turun hujan maka jalanan akan licin.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @wisatajember_official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X