SketsaNusantara.id - Membicarakan tradisi Carok dari Madura tak bisa lepas dari celurit.
Berbentuk mirip bulan sabit atau lambang tanda tanya, Celurit digunakan sebagai senjata dalam Carok.
Dua hal ini pun melekat dalam kehidupan masyarakat Madura sehari-hari.
Kedati dipakai sebagai senjata Carok, namun Celurit juga sering menjadi perkakas sehari-hari yang dibawa saat ke ladang atau kebun.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Budaya Indonesia, bagi masyarakat Madura, Celurit tidak dapat dipisahkan dari tradisi budaya dan kehidupan sehari-hari hingga saat ini.
Kedati demikian, diperkirakan Celurit baru muncul di Madura sekitar abad ke-18.
Baca Juga: Fakta Menarik Bambu Runcing, Senjata Tradisional Sederhana Namun Mematikan yang Ditakuti Belanda
Sebelum muncul Celurit, senjata yang digunakan masyarakat Madura pada masa itu yakni pedang, keris atau tombak.
Kemunculan Celurit tak lepas dari hadirnya sosok misterius bernama Sakera.
Banyak yang meyakini, ialah yang mempopulerkan Celurit pada saat itu.
Sakera kabarnya merupakan seorang mandor pabrik tebu milik Belanda di sekitar Pasuruan.
Artikel Terkait
Kemarau Panjang Pilih Berkelahi? Okol, Gulat Tradisional Asal Pamekasan, Cara Unik Orang Madura Memanggil Hujan
Terlanjur Identik dengan Padang dan Madura! Inilah Asal Usul Sate, Hidangan Legendaris Nusantara yang Mendunia
Situs Makam Aermata Ratu Ebhu Bangkalan Madura, Terdapat Sumber Air yang Tercipta dari Air Mata Sang Ratu?!
Asal Usul Masjid Madegan di Pulau Madura, Dibangun Raja Sampang hingga Jadi Tempat Ampuh untuk Sumpah Pocong
Bukan Asal Bacok, Ternyata Ini Asal Usul hingga Makna Carok bagi Warga Madura, Tradisi Sejak Zaman Kerajaan?