Minggu, 19 Juli 2026

Wisata Religi di Tengah Kota Surabaya di Balik Gapura Majapahit dan Sumur Bertuah yang Ramai Peziarah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 4 November 2024 | 13:00 WIB
Wisata religi terbaik di Surabaya, terletak di tengah kota, adem, asri, dan banyak karomah. (Surabaya.go.id)
Wisata religi terbaik di Surabaya, terletak di tengah kota, adem, asri, dan banyak karomah. (Surabaya.go.id)

SketsaNusantara.id - Surabaya memiliki salah satu destinasi wisata religi yang menarik hati.

Di tengah hiruk-pikuk kota, kompleks makam ini menghadirkan suasana asri khas.

Saat memasuki area makam, pengunjung disambut gapura berdesain khas Majapahit. Nuansa historis ini berpadu dengan musho la tua dan gazebo sederhana yang berdiri di sekitar makam.

Baca Juga: Makam Syaikhona Kholil Bangkalan Ada di Mana? Salah Satu Wisata Religi Pulau Madura yang Dipercaya Penuh Karomah

Kompleks ini dikelilingi pepohonan tua yang meneduhkan. Di bawah naungan pohon-pohon tersebut, terdapat belasan makam yang juga memiliki nilai sejarah.

Makam utama berada dalam cungkup yang lebih tinggi di sisi kanan kompleks. Di sinilah letak makam Sunan Bungkul, yang menjadi tujuan utama para peziarah.

Tidak hanya makam utama yang menarik perhatian. Di kompleks ini terdapat sumur tua yang airnya diyakini memiliki tuah dan kebaikan.

Baca Juga: Wisata Religi Makam Ki Ronggo Bondowoso: Ada Dua Makam Lainnya yang Tak Kalah Kental dengan Sejarah?

Sumur tersebut diyakini memiliki air dengan khasiat istimewa, dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit hingga memberikan efek awet muda bagi yang meminumnya.

Sumur ini memiliki daya tarik tersendiri karena airnya tidak pernah surut, meskipun sudah digali berabad-abad lalu oleh Sunan Bungkul.

Para peziarah yang datang biasanya membawa botol minum untuk mengisi air dari sumur ini sebagai oleh-oleh atau kenang-kenangan.

Baca Juga: Menilik Lokasi Makam KH Bisri Syansuri di Jombang, Pesarean Ulama Pendiri NU Jadi Wisata Religi Selain Ziarah Wali Songo

Beberapa di antaranya juga menggunakan air tersebut untuk berwudu, dengan harapan mendapat berkah dari sunan.

Setiap harinya, kompleks makam ini dikunjungi sekitar 100 orang. Pada akhir pekan atau hari libur, jumlah pengunjung bahkan bisa mencapai ribuan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Surabaya.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X