Prasasti ini ditemukan oleh Thomas Raffles di daerah hutan Lodaya, Jawa Timur, dan hingga kini masih berada di lokasi aslinya di Dukuh Jaring, Kelurahan Kembang Arum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar
Baca Juga: Eksplorasi Goa Surowono Kediri, Terowongan Rahasia Kerajaan Kediri, Sekarang Jadi Objek Wisata?
Prasasti Jaring merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari Kerajaan Kediri dan ditemukan di Dusun Jaring, Desa Jaring, Blitar Selatan.
Prasasti ini pertama kali dilaporkan oleh Thomas Raffles dalam bukunya "History of Java II" ketika ia mengunjungi daerah tersebut pada awal abad ke-19.
Prasasti ini diperkirakan berasal dari tahun 1181 M dan ditulis dalam bahasa Kawi, yang merupakan bahasa kuno yang digunakan di Jawa pada masa itu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Eksplorasi Goa Surowono Kediri, Terowongan Rahasia Kerajaan Kediri, Sekarang Jadi Objek Wisata?
Eksplorasi Petilasan Sri Aji Joyoboyo Peninggalan Kerajaan Kediri, Kini Jadi Wisata Sejarah yang Gaet Banyak Wisatawan
Punya Gaya Singasari, Candi di Blitar Ini Konon Peninggalan Kerajaan Majapahit
Muncul Sekitar Tahun 1800-an, Inilah Candi Klotok Peninggalan Kerajaan Kediri untuk Bertapa
Konon Jadi Hotel di Zaman Kerajaan Majapahit, Inilah Situs Umpak Balekambang Blitar yang Sangat Bersejarah
Dibangun Pada Awal Kekuasaan Kerajaan Majapahit, Inilah Candi Kotes di Blitar yang Merupakan Anugerah dari Raden Wijaya