Kesuksesan Haji Bilal membuat batiknya yang memiliki ciri khas warna cokelat kelam dijual hingga ke wilayah Batavia hingga Sumatera.
Sayangnya, usaha batik yang memiliki tagline ‘Untung Sedikit, Jual Banyak’ ini tak berlangsung lama.
Setelah Haji Bilal meninggal dunia pada 1948, usahanya hanya mampu bertahan hingga tahun 1960.
Oleh keturunannya, Firma Haji Bilal dibekukan atau berhenti beroperasi.
Sementara beberapa bangunan yang menjadi aset keluarga di jalan KH. Ahmad Dahlan Yogyakarta disewakan kepada pihak kedua.
Menariknya, salah satu rumah milih Haji Bilal Atmojoewana pernah ‘dipinjamkan’ oleh ahli warisnya kepada Abdurrahman Baswedan, kakek Anies Baswedan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bukti Batik Asli dari Indonesia bukan Malaysia atau Tiongkok, Salah Satunya Sudah Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya
Tak Puas Tanya Google, Ini 3 Fakta Unik IShowSpeed, Youtuber Amerika yang Kebingungan Soal Asal Muasal Batik
8 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2024 Desain Estetik dan Elegan Bernuansa Batik untuk Ucapan di Medsos
12 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2024 Desain Keren dan Unik Cocok untuk Ucapan di Medsos Instagram dan WhatsApp Gratis
10 Poster Hari Batik Nasional 2 Oktober 2024, Desain HD dan Baru Bisa Menjadi Bahan Unggahan Instagram
7 Ucapan Selamat Hari Batik Nasional 2024 Tanggal 2 Oktober Caption Menarik dan Bermakna untuk Dibagikan ke Medsos