Di masyarakat umum, Batik dengan motif parang dikenal juga dengan nama Batik Parang
Sayangnya, masih ada yang menggunakan Batik Parang saat menghadiri pesta pernikahan.
Padahal, Batik Parang tidak boleh sembarangan digunakan, salah satunya saat menghadiri pernikahan.
Walau terlihat sederhana, motif batik ini memiliki filosofi yang tinggi.
Batik yang memiliki motif seperti huruf ’S’ yang ditulis bersambung ini memiliki makna yang menyiratkan kekuatan dan pertumbuhan yang hanya boleh digunakna oleh Raja.
Hal ini yang membuat Batik Parang hanya boleh digunakan oleh keluarga kerajaan.
Kedati demikian, saat ini batik motif Parang bisa dipakai oleh masyarakat umum.
Hanya saja masyarakat umum dilarang memakai Batik Parang di area keraton.
Nama Parang sendiri diambil dari kata pereng yang berarti lereng atau batuan karang.
Motif batik ini diyakin diciptakan oleh Panembahan Senopati saat sedang duduk mengamati gerak ombak laut selatan.
Batik motif Parang juga menggabarkan garis menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal.
Hal ini rupanya menjadi lambang penghormatan hingga kesetiaan pada nilai-nilai yang benar.
Artikel Terkait
Bukti Batik Asli dari Indonesia bukan Malaysia atau Tiongkok, Salah Satunya Sudah Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya
10 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2024, Bagikan di Media Sosial sebagai Bentuk Cinta Budaya Tanah Air
8 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2024 Desain Estetik dan Elegan Bernuansa Batik untuk Ucapan di Medsos
12 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2024 Desain Keren dan Unik Cocok untuk Ucapan di Medsos Instagram dan WhatsApp Gratis
10 Poster Hari Batik Nasional 2 Oktober 2024, Desain HD dan Baru Bisa Menjadi Bahan Unggahan Instagram
7 Ucapan Selamat Hari Batik Nasional 2024 Tanggal 2 Oktober Caption Menarik dan Bermakna untuk Dibagikan ke Medsos