Selama lebih dari empat abad, kerajaan ini dipimpin oleh 14 raja, termasuk Jayasatyanagara dan keturunannya.
Namun, seiring waktu, kejayaan kerajaan ini mulai meredup.
Puncak kehancuran Kerajaan Indraprahasta terjadi ketika Prabu Wiratara, raja terakhir, terlibat dalam konflik politik dengan membantu Purbasora menggulingkan Raja Galuh.
Tindakan ini memicu serangan balasan dari Kerajaan Sunda, salah satu pecahan Tarumanegara, yang memperlemah posisi Indraprahasta.
Baca Juga: Sosok Aki Tirem dari Salakanagara: Leluhur Suku Sunda ini Terkenal dalam Catatan Sejarah China
Hingga akhirnya, pada tahun 769 Masehi, pasukan Mataram Kuno yang dipimpin oleh Sanjaya melancarkan serangan telak sebagai bentuk balas dendam terhadap keterlibatan Indraprahasta dalam konflik Galuh.
Serangan ini menghancurkan Indraprahasta, menandai runtuhnya kerajaan yang pernah berjaya di lereng Ciremai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
5 Fakta Situs Setono Gedong Kediri: Wisata Religi hingga Makam Guru Spiritual Jayabaya, Makam Islam Tertua?
Pohon Keramat di Karimunjawa, Ditanam Anak Sunan Muria hingga Jadi Nama Bandara Jepara, Punya Khasiat Spiritual?
Ada Makam Raja Cirebon di Jogja: Sejarah Panembahan Girilaya yang Jadi Tahanan Mertuanya di Yogyakarta
Napak Tilas Warisan Kerajaan Cirebon, Misteri di Balik Keraton Kasepuhan, Sumur Sumber Manfaat Ini Sampai Pernah Jadi Tempat Wudhu Wali Songo
Sosok Aki Tirem dari Salakanagara: Leluhur Suku Sunda ini Terkenal dalam Catatan Sejarah China
Peninggalan Kerajaan Bercorak Hindu Pertama di Aceh, Benteng Ini Punya Segudang Keunikan, Terbuat dari Adonan Putih Telur?
Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten