Kamis, 4 Juni 2026

Terdapat 4 Patung Singa yang Mirip corak Hindu, Inilah Candi Ngawen di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 September 2024 | 22:00 WIB
Candi Ngawen di Magelang (kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Candi Ngawen di Magelang (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

SketsaNusantara.id – Kerajaan Medang yang biasa dikenal sebagai Kerajaan Mataram Kunno yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

Di abad kesepuluh, Kerajaan Mataram Kuno berpindah ke Jawa Timur dan meninggalkan banyak situs sejarah yang kini masih menjadi destinasi wisata.

Peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno yang terkenal adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga Candi Mendut.

Baca Juga: Konon Menjadi Satunya-satunya Candi Bercorak Hindu di Tanah Sunda, Inilah Candi Cangkuang di Garut Peninggalan Abad ke-8

Selain itu, terdapat sebuah situs yang bernama Candi Ngawen yang bercorak Buddha yang dibangun sekitar abad ke-8.

Dilansir dari laman magelangkab.go.id oleh SketsaNusantara.id, Candi Ngawen terletak di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Magelang.

Candi Ngawen berada di kompleks percandian yang terdiri dari lima candi dan berdiri berderet dan sejajar berjarak empat meter menghadap timur.

Baca Juga: Ditemukan Stamford Raffles pada Tahun 1804, Inilah Candi Gedong Songo Semarang yang Bercorak Hindu

Di kompleks candi tersebut juga pernah ditemukan dua arca Buddha yang tak utuh lagi bernama arca Dhyani Buddha Ratnasambhawa di dekat candi II serta Dhyani Buddha Amitabha di dekat candi IV.

Adanya temuan tersebut, disimpulkan bahwa Candi Ngawen bercorak agama Buddha dan dibangun oleh Dinasti Syailendra. Di antara kelima candi tersebut, diketahui hanya candi II yang berdiri utuh.

Candi II memiliki denah seperti bujur sangkar yang dimana sisinya ada penampil sebagai tempat berdiri kaki candi.

Baca Juga: Pernah Terkubur Berabad-abad Lamanya, Candi Kedulan Peninggalan Kerajaan Medang di Yogyakarta Kini Kondisinya...

Terdapat juga relief yang berbentuk sulur-sulur gelung, sementara pada tangga naik terdapat gapura beratap dengan puncak ratna di kaki candi.

Sedangkan, pada kanan dan kiri gapura terdapat dua gapura yang kecil dan masing-masing memiliki relung.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X