Kamis, 4 Juni 2026

Takdirnya Terlupakan! Dari Era Majapahit Hingga PKI, Inilah Sejarah Kelam Keberadaan Candi Deres di Jember

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Minggu, 1 September 2024 | 17:30 WIB
Penampakan Candi Deres, situs peninggalan Majapahit di Jember (Instagram/@anggaeka_sanjaya)
Penampakan Candi Deres, situs peninggalan Majapahit di Jember (Instagram/@anggaeka_sanjaya)

 

 

SketsaNusantara.id — Tersembunyi di tengah areal persawahan dan hutan kecil, reruntuhan Candi Deres di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menyimpan cerita panjang yang mulai memudar dari ingatan masyarakat. 

Dibangun dari batu-batu besar khas era Majapahit, candi ini kini lebih dikenal sebagai Candirejo atau Candi Raja, menunjukkan kekayaan sejarah dan kebudayaan yang pernah berjaya di wilayah ini.

Dilansir SketsaNusantara.id dari jembertourism.jemberkab.go.id, Candi Deres diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, sekitar tahun 1359 Masehi, sebagai bagian dari perjalanan panjang Tirtayatra yang tercatat dalam Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca.

Baca Juga: Akhir Kejayaan Kerajaan Majapahit di Nusantara dalam Tabir Misteri Tokoh Sejarah Legendaris

Keberadaan candi ini pertama kali tercatat dalam notulen Van De Algemene Direction Vergadering and Van Het Bataviaasch Genootschap Van kunsten en Wetenschappen pada tahun 1900. 

Namun, sejak ditemukan pada tahun 1980-an, kondisi candi ini sangat memprihatinkan, mengalami kerusakan parah akibat ulah manusia dan faktor alam.

Di masa lalu, wilayah tempat Candi Deres berdiri dikenal sebagai Menampuh, bagian dari kawasan Kawedanan Boga, yang sekarang menjadi Desa Gumukmas dan Purwoasri. 

Baca Juga: Termasuk Cagar Budaya, Arca Harihara Jadi Perwujudan Pendiri Kerajaan Majapahit, Punya Ciri Sangat Khas

Pada tahun 1942, laporan dan foto-foto dari lembaga ITB menggambarkan kondisi candi yang masih relatif utuh. 

Namun, saat ini, candi tersebut hanya tersisa sebagai tumpukan batu bata yang berserakan, dicerai-beraikan oleh akar pohon beringin yang mencengkeram dan merusak struktur bangunan aslinya.

Selain kerusakan akibat alam, vandalisme dan pencurian barang antik juga menjadi penyebab utama kehancuran Candi Deres. 

Baca Juga: Asal Usul Nama Kaliwungu di Kendal, Kisah Pertarungan Sunan Katong dan Ahli Pusaka Petinggi Majapahit

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: P2k.stekom.ac.id, jembertourism.jemberkab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X