SketsaNusantara.id- Keberadaan Kerajaan Kalingga rupanya sempat meninggalkan jejak yang penuh misteri berupa situs di Kudus.
Kerajaan Kalingga merupakan sebuah kekuasaan yang sempat dipimpin oleh Ratu Shima. Ia berkuasa pada 674 sampai 695 M.
Saat itu juga, Kerajaan Kalingga mengalami kejayaan. Runtuhnya kerajaan tersebut, lekat sekali dengan sebuah peninggaalan yang bernama Puncak Songolikur.
Kerajaan yang menjadi pusat penyebaran Agama Buddha di Pulau Jawa ini memiliki beberapa cerita.
Kisah atau cerita itu belum banyak terungkap. Salah satunya tentang Puncak Songolikur. Sebenarnya sampai saat ini belum ada alasan pasti tentang keberadaan peninggalan tersebut.
Namun penemuan Puncak Songolikur tersebut diduga merupakan peninggalan dari Kerajaan Kalingga.
Keberadaan peninggalan ini ada di puncak tertinggi di Gunung Muria, Jawa Tengah. Lebih tepatnya di Desa Rahwatu, Kudus.
Puncak yang di dalamnya terdapat situs tersebut memiliki empat arca batu. Yakni arca Batara Guru, Togog, Narada dan Wisnu.
Salah satu misteri yang sampai saat ini masih dipelihara oleh masyarakat sekitar yakni dipercaya pernah menjadi tempat pemujaan.
Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan enam tempat pemujaan dalam situs tersebut. Yakni Abiyoso, Bambang Sakri, Sekutrem, Kamunoyoso, Pandu Dewonoto dan Jonggring Saloko.
Tak hanya menjadi tempat pemujaan. Namun di Puncak Songolikur yang terdapat situs juga menjadi tempat petilasan.
Artikel Terkait
Mengenal Prasasti Tukmas Peninggalan Ratu Jay Shima, Bukti Luasnya Wilayah Kerajaan Kalingga
Siapa Ratu Shima? Punya Kharismatik Jadi Pemimpin Perempuan Terkuat di Kerajaan Kalingga, Begini Asal-usulnya...
Tidak Pandang Bulu! Ini Deretan Keistimewaan Ratu Shima, Pemimpin Perempuan yang Berhasil Bawa Kerajaan Kalingga Berjaya dan Dikenal Dunia
Inilah Air Gentong Keramat Peninggalan Sunan Muria yang Berada di Kudus Jawa Tengah! Dipercaya Sebagai...
Amalan dari KH Arwani Kudus agar Anak Hafal Al-Quran atau Jadi Hafidz dan Hafidzah, Baca Doa 3 Kali Ini Setelah...
Misteri Nama 'Rudolf' di WR Soepratman: Menyingkap Jejak Perjuangan Sang Pencipta Lagu Indonesia Raya