Meskipun istilahnya berbeda, Hyang Tunggal dalam Sunda Wiwitan dan Allah dalam Islam, esensi keyakinan mereka tentang Tuhan yang Esa memiliki kesamaan mendalam.
Seperti dalam Al-Qur'an, dimana Nabi Musa dan Nabi Adam menggunakan istilah "Rabb" untuk menyebut Tuhan, sedangkan Nabi Isa dan Nabi Muhammad menggunakan nama Allah.
Baca Juga: Jelang Munas Golkar ke-XI, DPD Golkar Jember Usung Bahlil Lahadalia Jadi Ketum Partai Beringin
Ini menegaskan bahwa meskipun istilah dan praktik berbeda, esensi dari Tuhan yang disembah tetap sama.
Sejarah menunjukkan bahwa Sunda Wiwitan telah ada sejak abad ke-1 Masehi, jauh sebelum kedatangan Islam.
Pada masa Kerajaan Salakanagara, ajaran ini sudah berkembang, meski kemudian dipengaruhi oleh animisme, Hindu, dan Budha.
Meskipun pengaruh Hindu dan Budha pernah ada di Nusantara, mereka tidak banyak memengaruhi masyarakat Sunda di Jawa Barat.
Sebaliknya, Islam diterima dengan baik karena konsep tauhidnya yang mirip dengan kepercayaan Sunda Wiwitan.
Sri Baduga Siliwangi, raja Pajajaran yang terkenal, mungkin adalah penganut Sunda Wiwitan, meskipun ada juga teori bahwa ia memeluk Islam.
Selain itu yang penting, kepercayaan Sunda Wiwitan dan Islam memiliki kesamaan mendalam dalam konsep ketuhanan yang Esa, meskipun istilah dan praktiknya berbeda.
Memahami kesamaan ini membantu kita untuk lebih menghargai dan melestarikan Sunda Wiwitan sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara.
Kesamaan dalam prinsip tauhid yang diajarkan oleh berbagai nabi dan rasul di seluruh dunia menunjukkan betapa eratnya hubungan antara kepercayaan yang berbeda dalam menegakkan keesaan Tuhan.
Dengan sikap toleransi dan penghormatan, kita dapat menjaga dan memperkaya keberagaman budaya kita untuk generasi mendatang.***
Artikel Terkait
Satu Tapi Tak Sama! Inilah Perbedaan Suku Baduy Dalam dan Luar: Masih Menganut Kepercayaan Sunda Wiwitan?
Di Mana Makam Nyi Mas Gandasari? Sosok Perempuan Hebat Nan Sakti Penyiar Agama Islam di Bumi Nusantara
Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?
Bukan Wali Songo! Ada 3 Teori Sejarah Masuknya Agama Islam ke Wilayah Nusantara, Mana yang Benar?
Jarang yang Tahu? 2 Sub Suku Batak Ini Ternyata Mayoritasnya Menganut Agama Islam