SketsaNusantara.id - Wage Rudolf Soepratman adalah sosok pahlawan negara yang memiliki pengaruh luar biasa dalam penciptaan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Proses penciptaan lagu Indonesia Raya tidaklah mudah, WR Soepratman butuh waktu kurang lebih 3 tahun dalam menciptakannya.
Dr Dario Turk, Sp.OG adalah seorang dokter spesialis dan juga ketua harian dari Yayasan WR Soepratman yang sekaligus keluarga dari almarhum WR Soepratman.
Dalam sebuah tayangan sebuah podcast Dr Dario mengatakan tentang kebenaran dari WR Soepratman terkait tanggal dan tempat lahir.
Menurut tayangan yang di ungkapkan oleh Dr Dario Turk bila tanggal lahir yang beredar di internet adalah hal yang salah dan Dr Dario ingin meluruskan sejarah yang benar.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Jimmy Oentoro Channel, Dr Dario Turk seorang dokter sekaligus keluarga dari WR Soepratman menjelaskan kebenaran tanggal lahir dari sang pencipta Lagu Indonesia Raya.
Menurut tayangan yang diungkapkan oleh Dr Dario Turk bila WR Soepratman adalah sosok pahlwahan yang sangat dekat dengan rakyat Indonesia.
"Itu pahlawan yang paling dekat dengan rakyat Indonesia, tapi kenyataannya terlupakan, dan itu kita ingin meluruskan sejarah."
Antara lain WR Soepratman bukanlah lahir di Purworejo Jawa Tengah pada tanggal 19 Maret melainkan lahir di Jatinegara pada tanggal 9 Maret 1903.
Dan hal ini sudah dipastikan benar sesuai dengan apa yang disepakati oleh ahli waris dan juga ditulis dalam buku Matu Mona asal Medan pada tahun 1941 tepat 3 tahun setelah WR Soepratman meninggal.
"WR Soepratman bukan lahir Purworejo 19 Maret, tetapi beliau lahir di Jatinegara pada 9 Maret 1903." Ucap Dr Dario Turk.
Artikel Terkait
Bergelimang Orang Sakti Saat Zaman Kerajaan, Kenapa Indonesia Diserang Penjajahan Belanda? Terbongkar...
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?
Kisah di Balik Rumah Kuno dengan Lambang Bintang Daud di Kediri Jawa Timur, Ternyata Sudah Dibangun Sejak Masa Ini...
Kunjungi Gedung Orang Jerman di Surabaya! Jadi Hidden Gem yang Estetik, Tempat Berkumpulnya Muda-mudi, Begini Kisahnya...
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta: Kini Tampil Modern dan Trendi, Siapa Pun Bisa Belajar Tanpa Takut Bosan, Kunjungi Yuk!
Dugaan Larangan Jilbab pada Paskibraka 2024 Tuai Kontroversi: Ini Sejarah Perjalanan Hijab di Indonesia
Jarang yang Tahu? 2 Sub Suku Batak Ini Ternyata Mayoritasnya Menganut Agama Islam
Memiliki Cadangan Makanan Selama 95 Tahun Lebih, Desa di Sukabumi Ini Masih Memegang Teguh Tradisi Leluhur, di Mana Lokasinya?