Kamis, 4 Juni 2026

Kunjungi Gedung Orang Jerman di Surabaya! Jadi Hidden Gem yang Estetik, Tempat Berkumpulnya Muda-mudi, Begini Kisahnya...

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 07:45 WIB
Gedung Orang Jerman yang kokoh berdiri di Surabaya.  (Instagram @oudserabajahunter.)
Gedung Orang Jerman yang kokoh berdiri di Surabaya. (Instagram @oudserabajahunter.)

 

SketsaNusantara.id - Gedung orang Jerman atau gedung Balai Sahabat masa kolonial yang lebih dikenal dengan istilah Deutcher Verein Society artinya perkumpulan orang Jerman. 

Gedung ini dulunya digunakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang Jerman di Surabaya yang dibangun pada tahun 1928 dan selesai pembangunan pada 1930.

Berikut ini penjelasan singkat terkait gedung orang Jerman di Surabaya yang banyak dikunjungi oleh orang-orang. 

Baca Juga: Siapa Ketua BPIP 2024? Berikut Profil Yudian Wahyudi, Santri dan Lulusan Harvard yang Pernah Jadi Kurir Kerupuk

Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang di kutip dari Tiktok OSH, inilah selengkapnya kisah dan lokasi gedung orang Jerman Surabaya. 

Gedung orang Jerman Surabaya di arsiteki oleh Ir. Bruno Nobile de Vistarini dari Jawatan Gedung Negara dengan luas 2500 m2 diatas lahan luas 3974 m2. 

Kemudian pada tahun 1946 dibeli oleh pengusaha Tionghoa Poeng Shin Khoen dan diserahkan ke Perkumpulan Lien Huan She (LHS) atau disebut dengan Balai Sahabat yang berdiri pada 9 Juni 1946.

Baca Juga: Kisah di Balik Rumah Kuno dengan Lambang Bintang Daud di Kediri Jawa Timur, Ternyata Sudah Dibangun Sejak Masa Ini...

Balai Sahabat adalah salah satu gedung pertunjukan terbaik pada masa itu yang juga digunakan sebagai tempat perkumpulan penggemar dansa, billiard, bridge, tenis lapangan yang lokasinya ada di belakang juga yoga. 

Semakin berkembangnya zaman, perkumpulan ini masih tetap ada, hingga siapapun yang ingin datang untuk ikut bergabung dengan komunitas dansa atau komunitas lain dan ingin latihan di gedung ini diperbolehkan datang. 

Dan apabila ingin melihat beberapa komunitas ini berlatih di dalam gedung juga diperbolehkan dan bisa datang pada setiap hari senin dan rabu pada pukul 3 sore. 

Baca Juga: Dukungan Penuh dari para Sahabat! Istri Alvin Faiz Berikan Ruang Aman bagi Cut Intan Nabila dan Anak-anaknya Pasca Alami KDRT

Bangunan ini memiliki ciri khas warna putih, pola-pola dan spot foto estetik dan juga ada teater sebagai tempat pertunjukan dari berbagai komunitas. 

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X