SketsaNusantara.id - Gedung orang Jerman atau gedung Balai Sahabat masa kolonial yang lebih dikenal dengan istilah Deutcher Verein Society artinya perkumpulan orang Jerman.
Gedung ini dulunya digunakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang Jerman di Surabaya yang dibangun pada tahun 1928 dan selesai pembangunan pada 1930.
Berikut ini penjelasan singkat terkait gedung orang Jerman di Surabaya yang banyak dikunjungi oleh orang-orang.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang di kutip dari Tiktok OSH, inilah selengkapnya kisah dan lokasi gedung orang Jerman Surabaya.
Gedung orang Jerman Surabaya di arsiteki oleh Ir. Bruno Nobile de Vistarini dari Jawatan Gedung Negara dengan luas 2500 m2 diatas lahan luas 3974 m2.
Kemudian pada tahun 1946 dibeli oleh pengusaha Tionghoa Poeng Shin Khoen dan diserahkan ke Perkumpulan Lien Huan She (LHS) atau disebut dengan Balai Sahabat yang berdiri pada 9 Juni 1946.
Balai Sahabat adalah salah satu gedung pertunjukan terbaik pada masa itu yang juga digunakan sebagai tempat perkumpulan penggemar dansa, billiard, bridge, tenis lapangan yang lokasinya ada di belakang juga yoga.
Semakin berkembangnya zaman, perkumpulan ini masih tetap ada, hingga siapapun yang ingin datang untuk ikut bergabung dengan komunitas dansa atau komunitas lain dan ingin latihan di gedung ini diperbolehkan datang.
Dan apabila ingin melihat beberapa komunitas ini berlatih di dalam gedung juga diperbolehkan dan bisa datang pada setiap hari senin dan rabu pada pukul 3 sore.
Bangunan ini memiliki ciri khas warna putih, pola-pola dan spot foto estetik dan juga ada teater sebagai tempat pertunjukan dari berbagai komunitas.
Artikel Terkait
Makam Belanda Cantik Sejak Tahun 1800an di Surabaya, Bak Pemakaman Eropa dengan Nisan yang Unik
Mitos Munculnya Rujak Cingur, Hidangan Melegenda dari Surabaya, Ternyata Berasal dari Tempat yang Tak Disangka
3 Rekomendasi Rumah Makan di Surabaya, Cocok untuk Nikmati Kulineran Selama Seharian, Punya Menu Wah!
Mengenal Sunan Bungkul, Wali Besar yang Berpengaruh Menyebarkan Islam di Surabaya, Pernah Jadi Petinggi di Era Majapahit?
Radio Bekupon Legendaris Surabaya: Memiliki Bentuk Unik, Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan RI yang Harusnya Dijaga