SketsaNusantara.id - Sumpah pocong adalah sebuah tradisi yang ada di masyarakat Indonesia.
Disebut sumpah pocong karena dalam prosesinya, orang yang melakukan sumpah mengenakan kain kafan yang biasa dipakai jenazah seorang muslim saat akan dimakamkan.
Sumpah pocong sendiri masih sering digunakan sebagai solusi dari sebuah masalah atau sengketa.
Baca Juga: Isi Sumpah Pocong Saka Tatal di Padepokan Amparan Jati Cirebon: Siap Diazab oleh Allah SWT
Ada kalanya, sumpah pocong jadi pilihan saat pengadilan dianggap tidak bisa memberikan jawaban.
Seperti yang dilakukan oleh Saka Tatal baru-baru ini, salah satu terpidana dalam kasus pembunuhnan Vina-Eki.
Lantas dari mana asal muasal sumpah pocong dan bagaimana akibatnya jika berdusta?
Tidak banyak literatur yang menjelaskan tentang asal usul dan dari mana sumpah pocong berasal.
Namun dikutip SketsaNusantara.id dari situs e-journal UIN Gus Dur, sumpah pocong diyakini sebagai tradisi yang dilakukan masyarakat pedesaan yang tinggal di Jawa khususnya Jawa Timur.
Dalam jurnal berjudul Sumpah Pocong: Upaya Konstruksi Fiqh Kultural Khas Indonesia(2014) karya Iwan Zaenul Fuad juga menyebutkan sumpah pocong sebagai budaya adat masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
Iptu Rudiana Blak Blakan Sumpah Pocong, Gimana dalam Pandangan Islam? Ustadz Khalid Basalamah Beri Tanggapan Tegas
Amalan Tradisi Wali Songo untuk Panjang Umur, Rezeki Berlimpah, dan Keselamatan dari Kyai Muchtar Mu’ti
Asal-usul Malam Tirakatan 17 Agustus, Tradisi Masyarakat Jawa Sambut Kemerdekaan Sudah Ada Sejak Sultan Hamengkubuwono IX?
Mengenal Klanting Sebagai Hidangan Legendaris Khas Jawa Timur, Ternyata Rasa Aslinya Tak Manis?
Buktikan Dirinya Tak Bersalah dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal Lakukan Sumpah Pocong di Padepokan Amparan Jati
Isi Sumpah Pocong Saka Tatal di Padepokan Amparan Jati Cirebon: Siap Diazab oleh Allah SWT