Kamis, 4 Juni 2026

Menolak Lupa! Kilas Balik Tragedi Pengeboman Candi Borobudur 1985, Aksi Terorisme Tercela yang Meninggalkan Luka pada Warisan Budaya Dunia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 21:30 WIB
Potret Candi Borobudur yang pernah jadi sasaran pengeboman teroris (X/CerebroHistoria)
Potret Candi Borobudur yang pernah jadi sasaran pengeboman teroris (X/CerebroHistoria)

SketsaNusantara.id - Candi Borobudur merupakan warisan budaya nusantara peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dari zaman Dinasti Syailendra yang terletak di Magelang, Jawa Tengah.

Candi Borobudur menjadi salah satu peninggalan sejarah kebanggaan Indonesia yang termasuk dalam daftar 7 keajaiban dunia oleh UNESCO pada tahun 1991.

Borobudur merupakan candi terbesar di dunia yang memadukan keindahan stupa serta relief-relief atau gambar timbul yang terpahat dengan apik, menggambarkan kisah kehidupan masyarakat yang menganut ajaran agama Buddha pada zaman lampau.

Baca Juga: Candi Ratu Boko Yogyakarta: Kisah Istana Ayahanda Roro Jonggrang, Rahasia dan Keindahan yang Penuh Misteri

Kemegahan Candi Borobudur menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun luar negeri, terlebih keberadaannya di tengah pemandangan gunung yang makin membuat siapapun takjub.

Namun, tak banyak yang tahu, Candi Borobudur ternyata pernah jadi sasaran pengeboman oleh kelompok ekstremis pada tahun 1985.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @mas_ijals, Candi Borobudur pernah dibom oleh sekelompok ekstremis agama pada tanggal 21 Januari 1985. Peristiwa ini pun menggemparkan dunia pada saat itu.

Baca Juga: Ternyata di Dekat Pantura Probolinggo Ada Candi Megah Peninggalan Era Majapahit, Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk?

Berdasarkan keterangan saksi mata, sebanyak 11 bom berbahan TNT dipasang pada beberapa stupa di bagian atas candi dan diledakkan secara beruntun sekitar pukul 01.30 dini hari.

Ledakan bom ini cukup dahsyat sehingga menimbulkan kerusakan parah pada beberapa stupa, terutama yang berada di sisi timur.

Diketahui ada 9 stupa ambrol dan 2 patung besar rusak berat setelah bom diledakkan. Sebanyak 2692 balok batu pada bagian stupa pun runtuh dengan kondisi 70 persen batu pecah.

Selain itu, pengeboman ini juga berdampak pada penduduk di sekitar yang menggetarkan kaca-kaca hingga pintu rumah warga yang berada di dekat Candi Borobudur.

Baca Juga: Bukan Bandung Bondowoso! Ternyata Ini Pencipta Asli Candi Hindu Terbesar di Indonesia, Prambanan

Motif di balik aksi pengeboman Candi Borobudur ini diduga karena adanya perbedaan ideologi pada pemerintahan Orde Baru sehingga menimbulkan reaksi dan perlawanan dari kalangan Islam radikal.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @mas_ijals

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X