Kamis, 4 Juni 2026

Hanya Ini Kapal Selam yang Bisa Dimakan! Asal-usul Penamaan Unik Pempek, Makanan Khas Palembang

Photo Author
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 11:15 WIB
Asal-usul pempek kapal selam khas Palembang.   ( X/ @Bebque__.)
Asal-usul pempek kapal selam khas Palembang. ( X/ @Bebque__.)

 

SketsaNusantara.id - Pempek, hidangan ikonik dari Palembang, menggabungkan ikan tenggiri atau gabus dengan tepung tapioka, dan disajikan dengan potongan timun, mie kuning, serta kuah cuko.

Kuah cuko, yang terbuat dari gula merah, cuka, asam Jawa, dan berbagai bumbu, menambah kelezatan dan keunikan rasa pempek.

Pempek hadir dalam berbagai varian menggugah selera seperti pempek lenjer, kapal selam, adaan, dan kulit.

Baca Juga: Dari Makanan Khas Papua Menjadi Jajanan SD yang Populer: Manfaatnya Buat Kesehatan Tidak Main-Main!

Masing-masingnya menawarkan cita rasa dan tekstur yang berbeda.

Keberagaman ini menjadikan pempek sebagai pilihan makanan yang selalu menarik untuk dinikmati.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube yoatoon, cerita pempek dimulai dari seorang apek (Tuan China) yang melihat potensi ikan melimpah yang tidak dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga: Merasa Difitnah, Fransiskasari Bakal Lapor Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik Usai Menghina Wanita Berkerudung di TikTok, Netizen: Emang Bisa?

Dengan kreativitasnya, ia mencampur ikan dengan tepung tapioka, menciptakan hidangan yang kini dikenal luas sebagai pempek.

Pada masa Kesultanan Palembang, makanan ini awalnya disebut kelesan, berarti makanan adat yang tahan lama.

Seiring waktu, nama ini berubah menjadi pempek, terinspirasi dari kebiasaan pembeli yang memanggil penjual dengan sebutan "Pek" atau "Empek".

Baca Juga: Inilah Profil dan Biodata Rien Wartia Trigina atau Erin Taulany Usai Heboh karena Digugat Cerai Sang Suami Andre Taulany

Salah satu varian pempek yang paling terkenal adalah pempek kapal selam.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X