Alhasil, rumah panggung yang biasanya marak pun perlahan sudah tidak digunakan oleh warga sekitar.
Warga Pulau Jawa akhirnya lebih memilih untuk membangun rumah tapak. Yakni rumah yang langsung menempel di permukaan tanah.
Hal ini terbukti ada di kawasan arekeologi Trowulan sebagai saksi bisu perkembangan Kerajaan Majapahit.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Park Gyuri KARA Unggah Potret Terbaring di Ranjang Rumah Sakit Sebelum Naik Meja Operasi, Banjir Dukungan dan Doa Penggemar
Moksa ke Gunung Lawu! Kerajaan Majapahit di Ujung Tanduk, Terbongkar Misteri Akhir Hayat Prabu Brawijaya V
Viral! Pria Asal Lampung Gelar Pesta Perceraian hingga Banjir Karangan Bunga, Netizen: Kerandoman Rakyat 62 Memang...
Siapa Nyai Ageng Pinatih? Tokoh Perempuan Berpengaruh di Kerajaan Majapahit yang Konon Punya Hubungan dengan Sunan Giri
Kesaktian Pangeran Diponegoro? Ijazah agar Rumah Aman dari Gangguan Orang Jahat, KH Achmad Chalwani: Orang Sholeh
Ngeri, Detik-Detik Rumah 3 Lantai di Margahayu Bandung Ambruk hingga Rata dengan Tanah, Disdamkar Update Kondisi Terbaru, Ada Korban Jiwa?