Kamis, 4 Juni 2026

Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta, Tempat Ikonik Sultan Hamengkubuwono VII Mandheg Pandhito, Disebut Sebagai Tempat Kutukan Sultan?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 21:50 WIB
Pesanggrahan Ambarukmo  (X @sedulurbudaya)
Pesanggrahan Ambarukmo (X @sedulurbudaya)

SketsaNusantara.id - Pada tahun 2022 lalu, Presiden Jokowi menggunakan satu tempat yang ikonik di Yogyakarta untuk akad nikah putra bungsunya yakni Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Tempat pernikahan putra bungsu Presiden Jokowi itu adalah Pesanggrahan Ambarukmo, sebuah bangunan ikonik di Yogyakarta yang konon merupakan bagian dari situs sejarah dan juga disebut sebagai tempat kutukan Sultan Hamengkubuwono ke VII.

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun Tiktok @HomestayJogja.co.id, Pesanggrahan Ambarukmo ini kerap dikaitkan dengan kutukan Sri Sultan Hamengkubuwono ke VII.

Baca Juga: Ada Makam Raja Cirebon di Jogja: Sejarah Panembahan Girilaya yang Jadi Tahanan Mertuanya di Yogyakarta

Lokasi Pesanggrahan Ambarukmo sendiri tepat berada disamping Plaza Royal Ambarukmo Yogyakarta yang merupakan milik dari Kesultanan Yogyakarta.

Pesanggrahan Ambarukmo memiliki kisah yang panjang dan menarik dimana tempat ini suadh digunakan sejak Sri Sultan Hamengkubuwono II dimana dahulunya area ini disebut sebagi Kebun Kerajaan atau istilahnya Kebun Jenu.

Pada awalnya, Pesanggrahan Ambarukmo hanya berisi sebuah bangunan kecil yang dikelilingi oleh kebun buah dan sayuran sebagai tempat peristirahatan raja.

Baca Juga: Tumenggung Sumodiningrat, Singo Barong Yogyakarta, Ulama Tanah Jawa yang Mulai Terlupa, Mati Mengenaskan di Tangan Lawan

Namun meski demikian, tempat ini sudah mengukir banyak sejarah dimana pernah digunakan sebagai loaksi pertemuan Sri Sultan Hamengkubuwono ke 2 dan ke 3 dengan oara gubernur jenderal VOC.

Baru pada era Hamengkubuwono ke V pesanggrahan ini mulai mengalami pemugaran hingga berdirilah Pesanggrahan Arjopurno yang memiliki arti keselamatan dan kesejahteraan.

Sultan-sultan selanjutnya kemudian terus melakukan pembangunan dimulai dari Hamengkubuwono VI lalu ke VII yang kemudian Pesanggrahan ini kemudian diberi nama Kedaton Ambarukmo.

Baca Juga: Asal Usul Nama Prawiro, Dulu Jadi Gelar, Kini Banyak Dipakai di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Trah Terbanyak di Jawa?

Namun berbeda dari sebelumnya, kini Kedaton Ambarukmo tidak hanya berfungsi sebagai Pesanggrahan namjn juga sebagai tempat tinggal Raja yakni Hamengkubuwono VII.

Saat itulah terjadi era penting di mana Hamengkubuwono VII melakukan "mandheg pandhito" atau meletakkan kekuasaannya dan memutuskan tinggal dengan damai di Ambarukmo.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Tiktok @HomestayJogja.co.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X