Ada empat aspek utama yang membuat KH Ali Maksum dikenal luas:
1. Ulama al-Mausu’iyyu (Ensiklopedis):
KH Ali Maksum dikenal sebagai ulama dengan pengetahuan yang sangat luas dan mendalam.
Baca Juga: Pasujudan dari Batu Tempat Ibadah Wali Songo, Berjarak Sekitar 4 Km dari Pusat Lasem
Beliau membaca berbagai kitab yang sulit dipahami, seperti al-Jamali Ahkamul Qur’an karya al-Qurtubi dan Minhajus Sunnah An Nabawiyah karya Ibnu Taimiyah.
Sehingga dengan kemampuannya ini, ia layak disebut sebagai ulama ensiklopedis.
2. Ulama al-Munsif (Objektif):
KH Ali Maksum adalah ulama yang objektif dan tidak mudah terkejut.
Beliau mempelajari berbagai mazhab dan mahir berdialog dengan Muhammadiyah, menunjukkan sikap moderat dan menghindari ekstremisme.
3. Ulama al-Mutawassith, al-Mu’tadir, al-Mutasamih (Toleran):
Beliau menjunjung tinggi toleransi, merangkul semua golongan, dan memberikan solusi atas berbagai masalah.
Sikap moderatnya menginspirasi masyarakat Arab untuk mendirikan badan perlindungan dari aliran-aliran radikal.
4. Ulama al-Murabbi (Pembimbing):
Artikel Terkait
Mengulik Kisah Laskar Sabilillah, Kelompok Kelaskaran yang Dipimpin Tokoh Ulama Pejuang dari Jawa Timur
Siapa Kyai Syafi'i Pijoro Negoro? 5 Fakta Ulama Nusantara Pengasuh Ponpes Usia 415 Tahun di Semarang
13 Tokoh NU Pendiri PMII Selain KH Chalid Mawardi, Ada Anak Ulama Asal Malang yang Jarang Disebut, Siapa?
Mengulik Kisah KH Imam Zarkasyi, Ulama Besar Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor yang Punya Pemikiran Melampaui Zaman
4 Kyai yang Menolak Seikerei Zaman Jepang hingga Ditangkap dan Disiksa, Ada Ayah Buya Hamka hingga Ulama NU
Siapa Kyai Zainal Mustafa? 5 Fakta Ulama dan Pejuang Tasikmalaya yang Menentang Jepang, jadi Inspirasi Ridwan Kamil