Kamis, 4 Juni 2026

3 Fakta Istimewa Terkait Pertimbangan Soekarno Memilih 17 Agustus 1945 Sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia, Nomor 2 Jadi Landasan yang Paling Mendasar

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 21:45 WIB
Hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 (X @NU_bersih)
Hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 (X @NU_bersih)

SketsaNusantara.id - Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno membacakan teks proklamasi sebagai pernyataan kemerdekaan sehingga bulan Agustus menjadi bulan spesial dan sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Rupanya tanggal 17 Agustus 1945 di mana diproklamirkan sebagai hari kemerdekaan dipilih tidak sembarangan karena ternyata merupakan angka yang sangat istimewa.

Lalu apa sih istimewanya tanggal 17 hingga bapak proklamator kita Soekarno-Hatta kemudian memilih tanggal ini sebagai hari kemerdekaan Indonesia?

Baca Juga: Pengibar Bendera Pertama Pada Tahun 1945, Berikut Profil Latief Hendradiningrat Tentara PETA yang Bertugas Membujuk Soekarno

Sebelum pembacaan proklamasi kemerdekaan, terjadi ketegangan pada dua golongan yakni golongan muda dan golongan tua.

Golongan muda menginginkan kemerdekaan dilaksanakan sesegera mungkin sedangkan golongan tua menginginkan untuk menunggu terlebih dahulu.

Ketegangan tersebut kemudian berakhir dengan penculikan terhadap Soekarno-Hatta yang dibawa ke Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, rupanya Soekarno memiliki alasan tersendiri hingga bersikeras tak mengumandangkan kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus 1945 namun meminta untuk bersabar satu hari saja.

Baca Juga: 5 Fakta Buick, Mobil Pertama Presiden Soekarno, Ternyata 'Curian' Sudiro, Walikota Jakarta dan Kakek Tora Sudiro

Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh yang mewakili tokoh muda saat itu mendengarkan alasan Soekarno mengapa mereka harus menunggu satu hari lagi yakni tanggal 17 Agustus 1945 untuk membacakan teks proklamasi kemerdekaan. 

Tanggal 17 Agustus menurut Soekarno bukanlah angka sembarangan sehingga ia memiliki pertimbangan matang untuk menunda pada tanggal itu.

Alasan yang dikemukakan Sukarno mengapa dirinya memilih tanggal 17 adalah karena beberapa fakta istimewa berikut ini, di antaranya:

1. Al Qur'an sebagai kitab suci agama Islam diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan 

Baca Juga: Kontroversi Kerja Paksa Romusha Zaman Penjajahan, Ternyata Ini Negosiasi Soekarno dengan Pemerintah Jepang

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X