Jika diartikan keseluruhan, Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti dapat diartikan sebagai "segala bentuk kekuatan jahat dan kesombongan dapat dilenyapkan dengan kasih sayang dan kebijaksanaan".
Atau bisa diartikan sebagai segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.
Semua bentuk sifat angkara murka yang tertanam dalam diri manusia sesungguhnya dapat dihilangkan dengan sifat-sifat baik seperti lemah lembut tapi tegas, kasih sayang tapi tidak pilih kasih dan kebaikan.
Dalam konteks ajaran Sunan Kalijaga, ungkapan ini mengajarkan pentingnya mengendalikan diri dan tidak terprovokasi oleh emosi negatif.
Baca Juga: Bak Serial Avatar, Inilah 4 Elemen Semesta dalam Wayang Kulit Warisan Sunan Kalijaga
Sebab itu kemudian ungkapan Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti menjadi filosofi masyarakat Jawa untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Untuk itu masyarakat Jawa percaya bahwa segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan juga sabar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Inilah 'Tuk Sibedug', Mata Air yang Diyakini Tak Pernah Kering Meski Musim Kemarau, Ada Kaitannya dengan Sunan Kalijaga?
Kisah Sendang Kemuning Peninggalan Tertua dari Sunan Kalijaga di Alas Mentaok, Konon Tercipta dari...
Inilah Jadwal Pintu Makam Sunan Kalijaga yang Berada di Kelurahan Kadilangu Demak Jawa Tengah
Menelusuri Goa Langsih Tempat Bertapa Sunan Kalijaga, Benarkah Ada Cerita Menarik di Bagian Dalamnya?
Wilayah Dakwah Sunan Kalijaga, Ternyata Bukan Hanya di Pulau Jawa Saja! Namanya Terkenal Sampai Thailand?
Jalur Bukit Surowiti Sunan Kalijaga, Terdapat Makam dan Jadi Saksi Bisu Jejak Petilasan Wali Songo Satu Ini