Tak hanya itu, Soediro juga menjadi pencetus lahirnya Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang dulu disebut Rukun Kampung (RK).
Ia mengumpulkan lebih dari 3 ribu pemuka masyarakat untuk bermusyawarah bersama selama 3 hari.
Soediro juga menjadi pelopor lahirnya jalan tol pertama di Jakarta.
Saat menjabat sebagai Walikota Jakarta, ia mengeluarkan kebijakan untuk mengatur pembuatan jalan yang lebih lebar seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs Ensiklopedia Kemdikbud.
Beberapa sepak terjangnya dalam sejarah Jakarta antara lain memecah wilayah Jakarta menajdi 3 kabupaten yakni Jakarta Utara, Pusat dan Selatan.
Ia juga turut berperan dalam pembangunan Waduk Pluit, Jalan Jakarta Bypass (Tanjung Priuk-Cililitan) hingga melakukan persiapan pembangunan Masjid Istiqlal dan Hotel Indonesia.
Setelah 6 tahun menjabat, ia kemudian memilih mundur dari kursi pemerintahan setelah banyaknya penyelewengan yang dilakukan Bung Karno.
Soediro yang meninggal pada 1922 dalam usia 81 tahun ini pun dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bukan Jakarta! Ternyata Inilah Kota Tertua di Indonesia dengan Sejarah Panjang, Dibelah Sungai yang Tak Pernah Mati
Siapa Mbah Priok Jakarta? Sosok Ulama yang Dipercaya Miliki Garis Keturunan dari Nabi Muhammad, Nama Aslinya...
Mengulik Sejarah Masjid Luar Batang, Peninggalan Ulama Keturunan Rasulullah yang Jadi Saksi Bisu Perkembangan Islam di Jakarta
Kisah Kakek Tora Sudiro ‘Mencuri’ Sedan Buick untuk Mobil Kepresidenan Bung Karno, Sempat Bingung karena Tak Bisa Menyetir
5 Fakta Buick, Mobil Pertama Presiden Soekarno, Ternyata 'Curian' Sudiro, Walikota Jakarta dan Kakek Tora Sudiro