SketsaNusantara.id - Lambang negara merupakan hal yang penting bagi suatu bangsa.
Sehingga pastinya pemilihan lambang negara tidak dipilih secara asal-asalan melainkan penuh dengan makna.
Seperti lambang negara Indonesia yakni burung Garuda yang penuh dengan makna yang mendalam.
Baca Juga: Isi Sejarah NU yang Dibelokkan Buku-Buku Pelajaran, Gus Yahya: Tiba-Tiba Ada Narasi Baru
Dengan semboyan dalam Garuda Pancasila ini berupa Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tetapi tetap satu juga.
Mengenai lambang negara ini ada pertanyaan besar yakni mengenai siapa pencipta sebenarnya? Apakah penciptanya benar Sultan Hamid II?
Dilansir SketsaNusantara.id dari video Youtube Rhoma Irama Official, ternyata begini proses penciptaan lambang Garuda.
Berawal dulu diadakan sayembara mengenai lambang negara dengan pemenang Sultan Hamid II. Lalu ada seorang pelukis yang bernama Dullah yang merupakan teman dari Bung Karno.
Pelukis ini datang dari Yogyakarta ke Bung Karno. Setelah sampai ke Bung Karno dan belum sampai duduk, Bung Karno memerintahkan kepadanya.
Bung Karno memerintahkan kepada Dullah untuk menyempurnakan atau memperbaiki lambang burung Garuda yang telah dibuat oleh Sultan Hamid II.
Sehingga lambang negara Indonesia, burung Garuda saat ini adalah yang dibuat oleh Sultan Hamid II dan telah diperbaiki atau disempurnakan oleh Dullah atas permintaan Ir. Soekarno.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa Mbah Sholeh Darat? Ini 5 Fakta Ulama Kelahiran Jepara Guru 3 Pahlawan Nasional, Termasuk RA Kartini
Ada Berapa Tingkatan Paskibraka? Pahlawan Muda Pengibar Bendera Pusaka di Hari Kemerdekaan
Kisah Maria Walanda Maramis, Pejuang Perempuan Asal Minahasa yang Gagah Berani, Pahlawan Nasional yang Sempat Terlupakan?
Akhir Kisah Heroik Laksamana Malahayati, Pahlawan Nasional dari Aceh, Benarkah Gugur saat Perang?
Akhir Hidup Kyai Zainal Mustafa Pendiri Pesantren Sukamanah, Pahlawan Nasional Asal Tasikmalaya Gugur Dieksekusi Jepang?
Mayjen Isman Bondowoso: Seorang Komandan Tentara Republik Indonesia Pelajar Sekaligus Pahlawan Nasional, Bagaimana Jejak Perjuangannya?