Ajaran ini sangat relevan dalam konteks kehidupan modern, di mana banyak tantangan sosial dan lingkungan yang dihadapi.
Dengan menerapkan prinsip 'Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara', individu dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, baik melalui tindakan kecil sehari-hari maupun melalui partisipasi dalam gerakan sosial yang lebih besar.
Pitutur Sunan Kalijaga yang satu ini merupakan panggilan untuk bertindak, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk kesejahteraan bersama.
Dengan memahami dan mengamalkan ajaran 'Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara' semua manusia punya peran aktif dalam menciptakan dunia yang lebih baik dan harmonis, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Sunan Kalijaga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id Klik di sini!
Artikel Terkait
Menelisik Kisah Masjid Kedondong yang Dipercaya Peninggalan Sunan Kalijaga saat Berdakwah, Konon Katanya Diwarnai Rasa Kekecewaan?
Inilah 'Tuk Sibedug', Mata Air yang Diyakini Tak Pernah Kering Meski Musim Kemarau, Ada Kaitannya dengan Sunan Kalijaga?
Kisah Sendang Kemuning Peninggalan Tertua dari Sunan Kalijaga di Alas Mentaok, Konon Tercipta dari...
Inilah Jadwal Pintu Makam Sunan Kalijaga yang Berada di Kelurahan Kadilangu Demak Jawa Tengah
Menelusuri Goa Langsih Tempat Bertapa Sunan Kalijaga, Benarkah Ada Cerita Menarik di Bagian Dalamnya?
Wilayah Dakwah Sunan Kalijaga, Ternyata Bukan Hanya di Pulau Jawa Saja! Namanya Terkenal Sampai Thailand?