Wonosari pun terkenal dengan sebutan Mlebu Waras Moleh Loro. Namun sedianya, selain mengunjungi waduk, para lelaki itu juga minum minuman keras.
Sehingga istilah loro atau sakit yang ada, ternyata bukan sakit sebenarnya, tetapi mabuk.
Julukan yang tersemat pada Desa Wonosari yakni Mlebu Waras Moleh Loro pun membuat masyarakat setempat melakukan berbagai macam ritual.
Tujuannya tak lain demi menghapus kutukan sebagai desa yang tidak waras.
Hingga pada akhirnya, masyarakat pun bersepakat mengganti nama Wonosari menjadi Hendrosari.
Hendro sendiri memiliki arti raja, sementara Sari yakni putik bunga yang manis.
Maka sejak berganti nama itulah, lambat laun Desa Hendrosari menghilangkan kutukannya, bahkan kini banyak tamu yang datang untuk mencari sari pohon siwalan.
Sari buah dari pohon siwalan dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan kini dimanfaatkan masyarakat sebagai mata pencaharian.
***
Artikel Terkait
Masuk 300 Nominasi ADWI 2024, Desa Wisata Ini Memiliki Situs Megalitikum Terbesar di Asia Tenggara, Cek Lokasinya…
Terdapat Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda, Desa Wisata di Madiun Jawa Timur Ini Terletak di Pegunungan Wilis: Masuk Nominasi ADWI 2024?
Desa Wisata Terbanyak Berasal dari Provinsi Ini, Ada 41 Tempat yang Masuk 500 Besar ADWI
Masuk 100 Besar Nominasi ADWI 2024: Desa Wisata di Malang ini Memiliki Air Terjun dan Keragaman Unik Lainnya, Cek Lokasinya di Sini...
Dihuni Oleh 1080 Jiwa, Desa Wisata di Kota Palopo ini Memiliki Pemandangan Gumpalan Awan yang Cantik