SketsaNusantara.id - Semesta wayang kulit tak pernah membosankan untuk ditelusuri, apalagi ada sejumlah karakter yang tergolong langka.
Disebut langka karena kemunculannya sangat jarang, dan bahkan tak sedikit orang yang menyukai wayang kulit malah merasa asing dengan kehadiran karakter tersebut.
Salah satu karakter wayang kulit langka yang dimaksud adalah Sanghyang Rudra atau Dewa Rudra.
Baca Juga: Bukan karena Kulitnya, Warna Hitam pada Karakter Wayang Punya Makna Islami yang Kuat
Ia adalah dewa yang dianggap sebagai biang kejahatan, tetapi malah dipuja oleh para raksasa. Kok bisa?
Dilansir SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Ari Poncowolo yang diunggah 19 April 2021, karakter ini memang hanya muncul pada lakon-lakon kadewatan atau dalam istilah pewayangan adalah "Lakon Tuwek" atau "Lakon Tua".
Dalam cerita pewayangan Jawa, Dewa Rudra merupakan putra sulung dari Sanghyang Tunggal dari Dewi Dremani.
Baca Juga: Desa Wayang Kulit di Jawa Tengah, Ada Ciri Khas dari Kulit yang Digunakan
Karakter ini memiliki 2 saudara kandung, yakni Batari Darmastuti dan Sanghyang Dewanjali.
Ia tinggal di Kahyangan Keling dan bergelar Sanghyang Darmodewo.
Dewa ini memiliki sifat serakah, mau menang sendiri, iri, dan tidak suka dengan pencapaian dari para saudaranya.
Hal tersebut menjadikannya sebagai simbol dari sifat angkara murka.
Saat penobatan Manikmaya atau Batara Guru sebagai rajanya para dewa, ia hendak merebut tahta tersebut.
Artikel Terkait
Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan
Arti Gambar Kerbau dan Harimau dalam Gunungan Wayang Kulit, Ada Kaitannya dengan Mimpi Nabi Muhammad Sebelum Perang Uhud
Kenapa Ada Banaspati dan Monyet di Pohon Tauhid Gunungan Wayang Kulit? Inilah Bukti Kecanggihan Dakwah Wali Songo di Nusantara
Dakwah Wali Songo Tergantung pada 4 Tokoh Wayang Kulit ini, Gambaran Para Nabi dan Rasul yang Sering Diremehkan
Arti Sebenarnya Wayang Kulit oleh Sunan Kalijaga serta Perbedaan Ashabul Yamin dan Ashabul Simal di Samping Dalang