Beberapa kali masjid ini juga mengakami renovasi karena usianya yang sudah mencapai ratusan tahun dan terakhir kali dilakukan pada tahun 1990.
Baca Juga: Akhir Kisah Heroik Laksamana Malahayati, Pahlawan Nasional dari Aceh, Benarkah Gugur saat Perang?
Beberapa barang lain yang termasuk dalam cagar budaya dan masih awet dari masjid ini diantaranya ada empat saka guru, tanda bedug, mustaka (mahkota atap bangunan), pohon angsana, hingga sumur tua dan kehiduoan masyarakat sekitar.
Sumur tua atau sumur tiban yang ada pada masjid kedondong dipercaya merupakan bekas tancapan tongkat milik Sunan Kalijaga yang mengeluarkan mata air jernih.***
Artikel Terkait
Kenapa Bima Tak Suka Bicara Halus dan Sopan ke Para Dewa? Ada Hikmah dari Dakwah Sunan Kalijaga
5 Simbol Rukun Islam dalam Pandawa, Bukti Kejeniusan Sunan Kalijaga dalam Dakwah Islam
Inilah Beberapa Fakta Masjid Bayan Beleq, Masjid Kuno Tempat Lahirnya Aliran yang Dibawa Murid Sunan Kalijaga
Wayang Kulit Bukan Syirik! Ada Dalil Kuat dari Al Quran yang Jadi Pedoman Sunan Kalijaga
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk