Minggu, 19 Juli 2026

Siapa Panglima Muda Sentot Prawirodirjo? Jadi 'Mimpi Buruk' Bagi Musuh, Belanda Sampai Menuliskan Kehebatannya?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 12:30 WIB
Sentot Prawirodirjo Menjadi Panglima Saat Perang Diponegoro.  (Facebook @Historica Glenmore)
Sentot Prawirodirjo Menjadi Panglima Saat Perang Diponegoro. (Facebook @Historica Glenmore)

Masyarakat Jawa percaya bahwa Pangeran Diponegoro adalah sosok ratu adil yang akan segera membawa kemakmuran dan keadilan bagi masyarakat di tanah Jawa.

Baca Juga: Di Mana Makam Kyai Modjo? Seorang Panglima Perang Diponegoro yang Menentang Kekuasaan Belanda, Cek Lokasinya...

Sentot Prawirodirjo berperan sangat aktif dalam peperangan tersebut dan juga terkenal akan keberaniannya menyerang musuh secara langsung tanpa takut bahaya apapun.

Selain itu, ia juga dikenal memiliki otak yang cerdik dalam mengatur siasat dan strategi perang yang mampu membuat Belanda kesusahan.

Bahkan kehebatan yang dimiliki sentot dinilai mimpi buruk bagi Belanda dan kehebatannya juga ditulis dalam buku "De Java Oorlog Van 1825-1830" karya E.S. Klerek pada tahun 1905.

Baca Juga: Di Mana Makam Nyi Mas Gandasari? Sosok Perempuan Hebat Nan Sakti Penyiar Agama Islam di Bumi Nusantara

Tetapi pada tahun 1829, Sentot Prawirodirjo berhasil ditangkap Belanda dan dikirim ke pengasingan di Sumatera serta dipaksa untuk membantu pemberontakan dalam Perang Padri.

Sampai pada akhirnya, Sentot Prawirodirjo wafat di usianya yang  ke-48 tahun pada masa pembuangannya oleh Belanda di Bengkulu.

Lokasi makamnya berada di ketinggian 38 meter di Desa Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.***

 

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: youtube Mahardika Channel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X