SketsaNusantara.id - Kiyai Haji Abdul Qadir Hasan adalah murid kesayangan KH Hasyim Asy’ari.
Ia memulai belajar agama di Martapura dari beberapa guru, seperti Kyai Haji Abdurrahman dan Kyai Haji Mohammad Khoirul Anwar.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke Kiyai Haji Kholil di Bangkalan dan KH Hasyim Asy'ari di Tebuireng, Jombang.
Ia juga sempat belajar di Mekah, seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Penerus Para Nabi.
Kiyai Haji Abdul Qadir dikenal sebagai pemimpin Pondok Pesantren Darussalam dan sering dipanggil 'Guru Tuhan'.
Ia juga menjadi tangan kanan Kyai Haji Mohammad Khoirul Anwar saat memimpin Pondok Pesantren Darussalam pada tahun 1922.
Baca Juga: Siapa Guru KH Hasyim Asy’ari? Pernah Juga Berguru saat Pesantren di Kota Makkah, Arab Saudi
Setelah Kyai Khoirul Anwar meninggal pada tahun 1940, Kiyai Haji Abdul Qadir menjadi pemimpin hingga tahun 1959.
Di bawah kepemimpinannya, banyak guru dari Darussalam yang dikirim untuk berdakwah dan mengajar agama Islam ke daerah-daerah di luar Kalimantan Selatan.
Daerah-daerah dakwahnya di antaranya seperti Sampit, Pontianak, Kotawaringin, Kotabaru, dan Puruk Cahu.
Para guru ini mendirikan madrasah atau pesantren yang terhubung dengan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.
Artikel Terkait
1 Dzulhijjah 2024 Jatuh pada Tanggal Berapa? Penetapan Awal Bulan Haji dan Idul Adha Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Apa Arti Simbol Tambang pada Logo NU? Ramai di Media Sosial Meme Berlatar Merah
Dari Madura ke Nusantara: Jejak Murid Syekh Kholil Bangkalan Jadi Cikal Bakal NU dan Muhammadiyah
Mengenal Syekh Kholil Bangkalan, Mahaguru Ulama Nusantara Cikal Bakal Berdirinya NU, Ternyata Masih Keturunan Wali Songo?
Syekh Kholil Bangkalan Ternyata Masih Keturunan Nabi Muhammad SAW? Simak Penjelasan Nasab dari Tokoh Penting Pendiri NU Tersebut