Minggu, 19 Juli 2026

Apa Itu Ruwat Gimbal? Tradisi Unik di Kawasan Dieng Jawa Tengah untuk Anak-Anak, Dipercaya Mampu Buang Hal Buruk

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juli 2024 | 06:30 WIB
Tradisi Ruwat Gimbal di kawasan Dieng, Jawa Tengah.  (jatengprov.go.id. )
Tradisi Ruwat Gimbal di kawasan Dieng, Jawa Tengah. (jatengprov.go.id. )

SketsaNusantara.id - Kawasan Dieng di Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi wisata favorit turis lokal hingga mancanegara.

Khususnya di bulan Juli ini, dimana suhu kawasan Dieng menjadi cukup dingin bahkan menyentuh minus.

Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi turis lokal maupun mancanegara mendatangi destinasi wisata yang berada di ketinggian 2.000 mdpl ini.

Baca Juga: Ada Makam Tua di Gresik Terukir Nama Seorang Muslimah di Batu Nisan, Jejak Masuknya Islam ke Pulau Jawa Sebelum Wali Songo?

Selain keindahan alamnya yang menjadi daya tarik wisata, kawasan Dieng juga terkenal dengan festival budaya yang digelar tiap tahunnya.

Tak lain adalah Dieng Culture Festival yang tahun ini akan digelar kembali pada 23-25 Agustus.

Salah satu yang menarik dari Dieng Culture Festival yakni adanya tradisi atau ritual budaya Ruwat Gimbal yang dilakukan masyarakat dataran tinggi Dieng.

Baca Juga: Dijuluki Pangeran Sabrang Lor, Raja Demak Berusia 17 Tahun Ini Berani Menyerang Portugis di Malaka, Siapa?

Ruwat Gimbal merupakan tradisi memotong rambut anak-anak yang memiliki rambut gimbal.

Tradisi ini menjadi salah satu daya tarik storynomics tourism Dieng, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman Kemenparekraf. 

Masyarakat Dieng mempercayai bahwa anak gimbal laki-laki merupakan titisan Kiai Kolodete.

Baca Juga: Mengenal Sunan Kuning, Tokoh Ulama Tionghoa Jawa yang Sebarkan Islam di Semarang dan Pantura

Sedangkan anak gimbal perempuan dipercaya adalah titisan Nini Ronce Kala Prenye.

Selain itu, storynomics dari legenda lain yang berkembang ialah rambut gimbal berasal dari Nyai Roro Kidul atau Nyai Ratu Selatan yang dititipkan pada Kiai Kolodete.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X