Sabtu, 4 Juli 2026

Mengenal Suku Nyama Selam di Bali yang Berdarah Majapahit, Mataram hingga Bugis, Punya Sistem Penamaan Unik!

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juli 2024 | 08:30 WIB
Suku Nyama Selam di Bali (Tangkapan layar YouTube Antropologi Udayana)
Suku Nyama Selam di Bali (Tangkapan layar YouTube Antropologi Udayana)

 

SketsaNusantara.id - Nyama Selam adalah salah satu suku yang ada di Pulau Bali.

Suku ini hidup di beberapa wilayah di Bali, seperti di Buleleng, Karangasem hingga Klungkung.

Kemunculan suku ini di Bali tak lepas dari jejak sejarah Kerajaan Buleleng, Majapahit hingga Mataram.

Baca Juga: 3 Perempuan Penguasa Nusantara yang Jarang Orang Tahu, Salah Satunya Membawa Majapahit Menaklukan Sumatera dan Bali Lewat Sumpah Palapa

Tak hanya itu, suku Nyama Selam juga sebagian dipengaruhi oleh suku Bugis.

Perpaduan ini membuat suku Nyama Selam memiliki karakter hingga sistem sosial yang unik.

Secara singkat, suku Nyama Selam adalah penganut agama Islam yang sehari-harinya turut menjalankan tradisi dan budaya Bali.

Baca Juga: Kisah Kerajaan Gelgel, Pilar Nusantara Bukti Kejayaan Bali di Masa Lampau yang Runtuh Karena Pemberontakan

Dikutip SketsaNusantara.id dari e-book Sejarah Masuknya Islam dan Perkembangan Pemukiman Islam Kemendikbud, Nyama sendiri dalam bahasa Bali berarti saudara, sementara Selam berasal dari kata Islam.

Suku Nyama Selam mayoritas tinggal di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Desa Pegayaman sendiri dinobatkan sebagai desa muslim tertua di Bali.

Baca Juga: Punya Agama Sendiri, Inilah 3 Pedoman Hidup Suku Samin di Bojonegoro hingga Ada Hukum Berbicara, Pakai Bahasa Apa?

Lahirnya suku Nyama Selam bermula dari kemenangan I Gusti Ngurah Panji Sakit, Raja Buleleng, atas Kerajaan Blambangan.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube Antropologi Bali, Sejarah Masuknya Islam dan Perkembangan Pemukiman Islam Keme

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X