SketsaNusantara.id - Nyama Selam adalah salah satu suku yang ada di Pulau Bali.
Suku ini hidup di beberapa wilayah di Bali, seperti di Buleleng, Karangasem hingga Klungkung.
Kemunculan suku ini di Bali tak lepas dari jejak sejarah Kerajaan Buleleng, Majapahit hingga Mataram.
Tak hanya itu, suku Nyama Selam juga sebagian dipengaruhi oleh suku Bugis.
Perpaduan ini membuat suku Nyama Selam memiliki karakter hingga sistem sosial yang unik.
Secara singkat, suku Nyama Selam adalah penganut agama Islam yang sehari-harinya turut menjalankan tradisi dan budaya Bali.
Dikutip SketsaNusantara.id dari e-book Sejarah Masuknya Islam dan Perkembangan Pemukiman Islam Kemendikbud, Nyama sendiri dalam bahasa Bali berarti saudara, sementara Selam berasal dari kata Islam.
Suku Nyama Selam mayoritas tinggal di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Desa Pegayaman sendiri dinobatkan sebagai desa muslim tertua di Bali.
Lahirnya suku Nyama Selam bermula dari kemenangan I Gusti Ngurah Panji Sakit, Raja Buleleng, atas Kerajaan Blambangan.
Artikel Terkait
Mengungkap Misteri Asal-usul Suku Kajang Ammatoa di Sulawesi Selatan yang Masih Memiliki Sihir
Asal-usul Suku Sunda: Apakah Punya Leluhur yang Sama dengan Suku Jawa? Begini Faktanya
9 Suku Tertua di Indonesia, Bahkan Salah Satunya Ada yang Sudah Tinggal Sejak Satu Juta Tahun Lalu?
Kisah Kerajaan Gelgel, Pilar Nusantara Bukti Kejayaan Bali di Masa Lampau yang Runtuh Karena Pemberontakan
Punya Agama Sendiri, Inilah 3 Pedoman Hidup Suku Samin di Bojonegoro hingga Ada Hukum Berbicara, Pakai Bahasa Apa?
Inilah Penampakan Keris Bali Milik Prabowo Subianto dari Abad 16, Dipamerkan pada Peringatan Grebeg Suro di Ponorogo
3 Perempuan Penguasa Nusantara yang Jarang Orang Tahu, Salah Satunya Membawa Majapahit Menaklukan Sumatera dan Bali Lewat Sumpah Palapa