SketsaNusantara.id – Raden Trunojoyo lahir di Madura pada tahun 1649 adalah seorang bangsawan Madura yang pernah melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Mataram yang kala itu dipimpin oleh Amangkurat I dan Amangkurat II.
Ayah dari Raden Trunojoyo bernama Raden Tumenggung Mlaya atau dikenal dengan Mudhin Mlaja yaitu anak dari Pangeran Cakraningrat I, Raja Bangkalan.
Ibu dari Raden Trunojoyo merupakan seorang bangsawan dari Keraton Sumenep dan juga memiliki keturunan dari Joko Tole.
Diketahui, Raden Trunojoyo juga masih memiliki keturunan dari Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung.
Hubungan darah Trunojoyo tersebut berasal dari kakeknya yang memiliki saudara ipar bernama Pangeran Cakraningrat I atau dikenal dengan Raden Praseno.
Raden Trunojoyo diketahui telah melakukan sebuah pemberontakan kepada Kerajaan Mataram yang pada saat itu dipimpin oleh Amangkurat I.
Penyebab dari aksi pemberontakan tersebut adalah tindakan yang tidak sewenang-wenang yang dilakukan oleh Amangkurat I.
Pada saat itu, Amangkurat I dikenal memiliki sifat kejam sehingga menimbulkan rasa ketidakpuasan.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari YouTube KHAZANAH SEMESTA, Trunojoyo berhasil menduduki Madura dan akhirnya menjadi raja di Madura Barat.
Ia bersama Karaeng Galesong seorang pemimpin dari Makassar yang setuju mendukung Raden Trunojoyo untuk menggulingkan Amangkurat I.
Trunojoyo memimpin pasukan dari Surabaya, Madura, dan Makassar akhirnya berhasil menggulingkan Amangkurat I.
Artikel Terkait
Eksplorasi Situs Sejarah Sumur Daksan, Tempat Bertapa Pangeran Trunojoyo Dipercaya Punya Karomah Tersendiri
Ternyata Inilah Jin Paling Ditakuti yang Menjadi Penunggu dan Pelindung Tanah Jawa, Ada Apa Saja?
Punya Keturunan dari Bangsa Jin, Kesaktian Prabu Siliwangi Kerajaan Pajajaran Tidak Main-Main
Apa Perbedaan Serabi Solo dan Bandung? Mengenal Kue Manis Tradisional Indonesia yang Populer di Jawa
Ada 7 Kesaktian Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang Sangat Ditakuti dan Tidak Tertandingi Kerajaan Lain
5 Hewan Asli Indonesia Ini Ternyata Sudah Punah: Ada Juga yang Hanya Ditemukan Fosilnya Saja?
Sempat Hilang dari Peta, Misteri Selat Muria di Wilayah Jawa Tengah: Apakah Akan Muncul Lagi?