Harimau terakhir ditembak mati di Sumber Kimia, Bali Barat, pada 27 September 1937.
Perburuan yang meningkat setelah kedatangan Belanda menjadi penyebab utama kepunahan harimau ini.
Baca Juga: Kenapa Trunojoyo Memberontak pada Kesultanan Mataram? Ternyata karena Dipicu oleh Sikap dari...
Status kepunahannya diresmikan pada tahun 1938.
2. Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica)
Harimau Jawa resmi dinyatakan punah pada tahun 1980-an.
Penyebabnya adalah perburuan liar dan pembangunan lahan pertanian yang merusak habitatnya.
Upaya konservasi pada tahun 1940-an dan 1950-an gagal karena taman nasional yang terlalu kecil dan jumlah mangsa yang tidak cukup.
Pada tahun 1972, hanya tersisa tujuh ekor harimau Jawa di alam liar.
Namun, setelah 44 tahun, secercah harapan muncul ketika Wirdateti, peneliti dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, menemukan sehelai rambut Harimau Jawa di pagar antara kebun warga dan jalan Desa Cipeundeuy, Sukabumi Selatan, Jawa Barat.
Berdasarkan analisis DNA yang menyeluruh, Teti dan timnya menyimpulkan bahwa rambut tersebut berasal dari spesies Panthera tigris sondaica atau Harimau Jawa, yang termasuk dalam kelompok yang sama dengan spesimen Harimau Jawa dari koleksi Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) pada tahun 1930.
Identifikasi awal dilakukan dengan membandingkan rambut yang ditemukan di Sukabumi Selatan dengan spesimen Harimau Jawa dari MZB, serta subspesies harimau lainnya, seperti Harimau Bengal, Amur, Sumatra, dan Macan Tutul Jawa sebagai kontrol.
3. Tikus Pohon Raksasa Verhoeven (Papagomys theodorverhoeveni)
Artikel Terkait
Viral! Beredar Video Ustad di Papua Dapat Kiriman Babi untuk Hewan Kurban, Bikin Salfok Netizen: Mungkin Pengirimnya Baru Mualaf
Bikin Gregetan! Beredar Video Pengunjung Nakal Beri Makan Hewan Taman Safari Bogor dengan Sampah, Begini Tanggapan Pihak Pengelola
Masuk Daftar Spesies Hewan yang Hampir Punah! Tradisi Berburu Paus Suku Lamalera Tetap Bertahan, Kenapa?
5 Fakta Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta: Jumlah dan Jenis Hewan, Pusaka, Waktu, Rute, hingga Ritual yang Dilakukan
Apa Makna Si Busok? Hewan Endemik Pulau Ra'as yang Jadi Maskot KPU Sumenep dalam Pilkada 2024