Kediri pertama kali dipimpin oleh Sri Samarawijaya pada tahun 1042 merupakan kerajaan bercorak Hindu di Pulau Jawa.
Sebagai raja pertama Kerajaan Panjalu, putra Airlangga mendapat gelar abhiseka yaitu Sri Samarawijaya Dharmasuparnawahana Teguh Uttunggadewa.
Berdasarkan bukti peninggalan sejarah dari prasasti yang dikeluarkan Raja Airlangga, ia memiliki putri sulung yang jadi rakryan mahamantri atau putra mahkota.
Ia disebutkan bernama Sanggramawijaya Tunggadewi, kakak kandung Sri Samarawijaya, Raja Pertama Kerajaan Kediri.
Baca Juga: Mengenal Sosok Misterius Ki Ageng Balak, Benarkah Memiliki Keterlibatan dengan Kerajaan Majapahit?
Namun kakak Sri Samarawijaya mengundurkan diri dari tahta dan jadi pendeta, sehingga tinggal 2 anak laki-laki Airlangga.
Perseteruan 2 adik Sanggramawijaya Tunggadewi ini diceritakan di Kitab Nagarakretagama dan Serat Calon Arang.
Ternyata Sri Samarawijaya dan Mapanji Garasakan bukan berasal dari ibu yang sama, melainkan dari 2 istri Airlangga.
Sri Samarawiyaja anak Airlangga dengan istri pertama, putri Dharmawangsa Teguh.
Sedangkan, Mapanji Garasakan adalah putra Airlangga dari istri kedua.
Kepemimpinan Sri Samarawijaya di Kerajaan Panjalu atau Kediri hanya berlangsung sampai tahun 1051 M.
Pemerintahan Sri Samarawijaya dikenal sebagai masa kegelapan karena sebagai Raja Kediri pertama tidak meninggalkan bukti prasasti.
Artikel Terkait
Maling Sakti Gentiri, Robin Hood Kediri yang Tak Bisa Mati hingga Ditakuti Belanda, Begini Kisah Meninggalnya
Lokasi Makam Syekh Jumadil Kubro Semarang, Tokoh Penyebar Islam yang Dikenal Sebagai Bapak Wali Songo
3 Kisah Unik Masjid Gholo di Klaten, Dibangun Murid Sunan Kalijaga, Suara Adzannya Bisa Terdengar Sampai Demak?
Siapa Syekh Jumadil Kubro Semarang? Sumber Keilmuan Wali Songo yang Dikenal dengan Tradisi Tasawuf
Restoran Non Halal Legendaris Sejak Indonesia Baru Merdeka, Ala Rumahan Peranakan Lawas di Muntilan
Siapa Nyi Ageng Bagelen Purworejo? Keturunan Raja Medang Kamulan yang Punya Kisah Tragis di Akhir Hidupnya
Rumah Juru Kunci Gunung Merapi Ini Disulap Jadi Museum di Kinahrejo, Masuk dalam Destinasi Wisata Favorit di Yogyakarta
Berusia Lebih dari 2,5 Abad! Tiap Tahun di Klenteng Solo Ini Terjadi Perayaan Kebudayaan Persilangan Tionghoa dan Jawa
Siapa Ki Juru Mudi? Menelisik Kisah Sosok Muslim yang Dimakamkan dalam Klenteng Sam Poo Kong Semarang
Siapakah Sunan Bayat? Mengenal Sosok Mantan Bupati Semarang yang Gila Harta hingga Jadi Ulama Paling Sabar Penyebar Islam di Tanah Jawa