Minggu, 19 Juli 2026

Tahun 1926 Jadi Pasar Terindah di Pulau Jawa, Kini Bersaing dengan Gedung-Gedung Modern

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juli 2024 | 12:57 WIB
Ilustrasi pasar terindah di Pulau Jawa. (Pexels.com/Huy Phan)
Ilustrasi pasar terindah di Pulau Jawa. (Pexels.com/Huy Phan)

Di masa Hindia Belanda, pasar ini mengalami pembangunan yang diharapkan lebih representatif sebagai pusat jual beli kebutuhan warga Yogyakarta.

Dari tahun 1920 hingga 1925 pengerjaan los-los pasar dilakukan untuk mewujudkan bangunan pasar yang cukup megah.

Tahun 1926, tepatnya bulan Maret, proyek pembangunan pasar itu selesai dengan area seluas 2,5 hektar.

Kini, Pasar Beringharjo semakin beradaptasi dengan perubahan zaman.

Bangunan-bangunan megah di sepanjang Kota Yogyakarta, merambat dan menembus jantung Malioboro.

Seolah tak mau mengalah dengan modernisasi, atmosifir kearifan lokal masih menyambut hangat setiap pengunjung di sepanjang Jalan Malioboro.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Yogyakarta Tempo Doeloe, Arwan Tuti Artha, Bigraf (2000)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X