Dikutip SketsaNusantara.id dari video podcast YouTube Abdel Achrian yang telah tayang pada 15 Februari 2024, julukan Pulau Sumatera sebagai Pulau Swarnadwipa menurut Ustadz Salim A. Fillah karena pada masa itu perdagangan ekspor yang dilakukan oleh Sumatera ke luar negeri seperti mesir hanya dibayar dengan emas.
Diceritakan, perdagangan Sumatera waktu itu terbilang makmur, bahkan jalinan dagang Sumatera dan negara lain begitu erat.
Salah satu barang yang melimpah dan diperjualbelikan Sumatera kepada negara lain waktu itu adalah kapur barus yang menjadi bahan utama untuk proses mumifikasi di Mesir.
Demikianlah asal-usul dari sebutan penamaan Pulau Sumatera sebagai Pulau Swarnadwipa.***
Artikel Terkait
Satu-satunya Akses ke Pulau Samosir, Jembatan di Sumatera Utara Ini Dibangun dengan Anggaran Mencapai 173 Miliar
Dulu Sesumbar Perubahan, Kini PKB Usung Bobby Nasution di Pilkada Sumatera Utara, Netizen: Lucu Kau Cak Imin
Diusulkan PKB, Nagita Slavina Diusung Menjadi Cawagub Sumatera Utara Mendampingi Bobby Nasution
Mengenal Saintific Crime Investigation dalam Kasus Pembunuhan Feni Ria Sumatera Barat, Bagaimana Dasar Hakim Membuat Keputusan?
3 Perempuan Penguasa Nusantara yang Jarang Orang Tahu, Salah Satunya Membawa Majapahit Menaklukan Sumatera dan Bali Lewat Sumpah Palapa