Minggu, 12 Juli 2026

Senantiasa Diburu Peziarah, Inilah 'Ketupat Ketheg' Sajian Kuliner Khas Giri, Ternyata Dibuat dari Air Keruh?  

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:46 WIB
Potret Ketupat Ketheg, sajian kuliner khas Giri.  (Instagram.com/@wisatagresik.)
Potret Ketupat Ketheg, sajian kuliner khas Giri. (Instagram.com/@wisatagresik.)

Hal itulah yang membuat kupat ketheg mempunyai rasa gurih dari parutan kelapa dan manis gula merah, mirip seperti jajanan pasar.

Baca Juga: 3 Peninggalan Sunan Giri dalam Menyebarkan Islam di Nusantara, Telaga Pegat Tempat Bersejarah Penuh Secercah Keajaiban

Selanjutnya, kupat ketheg biasanya akan disajikan pada waktu tertentu yakni di malam hari ke-25 bulan Ramadhan atau dalam bahasa Jawa disebut "Malam Slawe" hingga 7 hari setelah lebaran.

Kuliner unik ini diketahui hanya bisa ditemukan di sekitar lokasi wisata religi makam Sunan Giri yakni di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Selain itu, ketupat ketheg juga banyak dijual oleh para pedagang kaki lima yang suka mangkal setiap hari di depan pintu masuk Makam Sunan Giri.

Kudapan dengan isi beras ketan tersebut senantiasa laris manis diborong oleh para pembeli yang merupakan orang-orang yang berziarah ke makam Sunan Giri.***

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X