Hal itulah yang membuat kupat ketheg mempunyai rasa gurih dari parutan kelapa dan manis gula merah, mirip seperti jajanan pasar.
Selanjutnya, kupat ketheg biasanya akan disajikan pada waktu tertentu yakni di malam hari ke-25 bulan Ramadhan atau dalam bahasa Jawa disebut "Malam Slawe" hingga 7 hari setelah lebaran.
Kuliner unik ini diketahui hanya bisa ditemukan di sekitar lokasi wisata religi makam Sunan Giri yakni di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Selain itu, ketupat ketheg juga banyak dijual oleh para pedagang kaki lima yang suka mangkal setiap hari di depan pintu masuk Makam Sunan Giri.
Kudapan dengan isi beras ketan tersebut senantiasa laris manis diborong oleh para pembeli yang merupakan orang-orang yang berziarah ke makam Sunan Giri.***
Artikel Terkait
4 Pusaka Sakti Wali Songo: Ada Keris Sunan Kalijaga hingga Milik Sunan Giri Kalahkan Pasukan Majapahit tanpa Dipegang
Kilas Balik Kuliner Khas Gresik, Punya Kaitan Dengan Sunan Giri Wali Songo? Jadi Kudapan Dengan Harga Merakyat
Bukan akibat Ajaran Sesat, Syekh Siti Jenar Dihukum Mati karena Alasan yang Diungkap Sunan Giri
3 Senjata Sunan Kudus yang Bikin Tentara Majapahit Ciut, Ada Peti Berisi Pasukan Siluman hingga Pusaka Sunan Giri
Modal 1 Ucapan Saja Begawan Minto Semeru Langsung Mlempeng di Tangan Sunan Giri, Kisah Karomah Raden Paku