Kamis, 4 Juni 2026

Kenapa Sunan Kudus mendukung Arya Penangsang? Kisah di Balik Suksesi Kesultanan Demak hingga Muncul Mitos Masjid Demak

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 10 Juli 2024 | 22:00 WIB
Ilustrasi Sunan Kudus yang memilih dukung Arya Penangsang (YouTube YPM Journey)
Ilustrasi Sunan Kudus yang memilih dukung Arya Penangsang (YouTube YPM Journey)

Nama Sunan Kudus kembali muncul dalam peristiwa perebutan tahta antara Arya Penangsang dengan Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya yang merupakan menantu Sultan Trenggono.

Dalam suksesi tersebut, Sunan Kudus mendukung Arya Penangsang yang tak lain adalah salah satu muridnya

Baca Juga: Kesukaan Sunan Kudus Nih, Gak Cuma Nasi Jangkrik, Ada Kuliner Paling Unik Tanpa Sendok?

Sikap Sunan Kudus ini bertentangan dengan Sunan Muria yang mendukung Kesultanan Demak.

Ada 2 versi terkait alasan Sunan Kudus mendukung Arya Penangsang. 

Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Atlas Wali Songo terbitan Pustaka Ilman karya Agus Sunyoto, Sunan Kudus ingin mengambil kembali pengaruhnya di keraton dengan mendukung salah seorang cucu Raden Patah, Arya Penangsang.

Namun ada versi lain yang menyebutkan, dukungan terhadap Arya Penangsang merupakan bentuk sakit hati Sunan Kudus.

Baca Juga: Sambut 1 Suro Sekaligus Mengenang Jasa Wali Songo, Apa yang Dilakukan Dengan Kain Mori Makam Sunan Kudus?

Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, jabatannya sebagai imam Masjid Agung Demak diberikan kepada Sunan Kalijaga yang saat itu sedang berdakwah di Cirebon.

Perseteruan Arya Penangsang dan Jaka Tingkir juga melahirkan mitos di masjid Agung Demak.

Versi lain menyebutkan bahwa keduanya sama-sama hendak meminta restu Sunan Kudus.

Baca Juga: Jadi Pegangan Hidup Jokowi! Sunan Kudus Wali Songo Beri Wasiat Pepatah Jawa Sebelum Wafat, Punya Makna Dahsyat

Sementara Sunan Kudus berpendapat untuk mendapatkan solusi semua harus kembali dari o.

Sunan Kudus pun memasang ajian Rajah Kolocokro pada pintu Masjid Agung Demak.

Namun karena hanya Arya Penangsang yang masuk melewati pintu depan Masjid Agung Demak, sehingga akhirnya ia lengser dari jabatannya.***

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X