SketsaNusantara.id - Sunan Kudus dan Arya Penangsang merupakan 2 nama yang lekat dalam sejarah suksesi Kesultanan Demak.
Keduanya tercatat sebagai tokoh penting dalam kerajaan Islam yang didirikan Raden Patah tersebut.
Sebelum pindah ke Kudus, Wali Songo bernama asli Raden Jakfar Sidiq ini pernah menjabat sebagai panglima perang Kesultanan Demak.
Ia juga pernah ditunjuk sebagai imam Masjid Agung Demak pada masa pemerintahan Raden Patah.
Sementara Arya Penangsang merupakan cucu Raden Patah dari anak keduanya, Pangeran Sedo Leper.
Peran keduanya dalam perebutan tahta Kesultanan Demak ini melahirkan mitos Masjid Agung Demak yang masih diyakini sampai sekarang.
Perebutan tahta Kesultanan Demak bermula usai mangkatnya Pangeran Sabrang Lor, putra pertama Raden Patah.
Pangeran Sabrang Lor tidak memiliki putra sehingga Pangeran Sedo Leper yang seharusnya naik tahta.
Namun ia dijegal oleh adiknya sendiri, Pangeran Trenggono yang kemudian naik tahta menjadi raja Kesultanan Demak yang ke-3.
Perebutan ini melahirkan dendam di hati Arya Penangsang, apalagi sejumlah sumber sejarah menyebutkan ayahnya tewas dibunuh oleh suruhan Raden Mukmin, anak pertama Pangeran Trenggono.
Artikel Terkait
Jadi Pegangan Hidup Jokowi! Sunan Kudus Wali Songo Beri Wasiat Pepatah Jawa Sebelum Wafat, Punya Makna Dahsyat
Terbuat dari Jangkrik, yang Bener Aja? Intip Kuliner Medhok Buatan Istri Sunan Kudus Wali Songo
Kesukaan Sunan Kudus Nih, Gak Cuma Nasi Jangkrik, Ada Kuliner Paling Unik Tanpa Sendok?
Apa Saja Ajaran Sunan Kudus? Ini 5 Hal yang Paling Terkenal: Dilarang Menyembelih Sapi Saat Idul Adha
Mengapa Diberi Nama Sunan Ampel? Inilah Kisah Julukan Raden Rahmat, Wali Songo yang Berasal dari Champa
Sunan Muria Terkenal karena Apa? Selain Ajaran Moral dan Tembang Macapatnya, Berikut Strategi Dakwah Wali Songo Termuda
Eksplorasi ke Makam Sunan Gresik, Tokoh Wali Songo Senior yang Ajarkan Islam dengan Dakwah Pendidikan dan Perdagangan