SketsaNusantara.id- Mengenal peninggalan Sunan Gresik yang sampai saat ini masih menjadi jujugan wisata religi.
Tidak hanya meninggalkan jasa terbaik bagi penyebaran agama Islam di Tanah Jawa. Namun Sunan Gresik Wali Songo ternyata juga memiliki beberapa peninggalan penting.
Salah satunya adalah sebuah kolam yang disebut juga dengan nama Sumur Pesucinan di Gresik.
Terdapat sembilan orang dalam Wali Songo yang menyebarkan agama Islam khususnya di Pulau Jawa.
Dari kesembilan orang tersebut, ada satu penyebar agama Islam yang dikenal dengan julukan Sunan Gresik.
Sunan Gresik memiliki nama asli Maulana Malik Ibrahim. Ia dilahirkan di wilayah Campa atau Kamboja.
Ayahnya bernama Barakat Zainul Alam. Yakni seorang ulama besar dari Maghrib. Ada beberapa julukan nama untuk Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik.
Ialah dikenal dengan julukan Syekh Maghribi atau Makhdum Ibrahim Al-Samarqandi. Orang Jawa menyebutnya dengan nama Asmorokondi.
Sosok Sunan Gresik ini meninggalkan beberapa warisan yang sampai saat ini masih diagungkan menjadi destinasi wisata religi.
Baca Juga: Spot Foto Instagramable di Semarang, Wisata Goedang Lampoe Pancarkan Cahaya Warna-warni Estetik
Perlu diketahui, bahwa ternyata ia juga meninggalkan sebuah bangunan masjid yang menjadi tempat ibadah tertua di Pulau Jawa.
Lokasi dari masjid ini ada di Pesucinan, Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Artikel Terkait
Kenal Lebih Dalam Tentang Sosok Walisongo, Terungkap Karomah dari Sunan Gresik, Benarkah Bisa Turunkan Hujan?
Sang Pemimpin Wali Songo, Sunan Gresik: Punya Karomah Menurunkan Hujan Lebat Hingga Dianggap Titisan Dewa
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
Mau Dapat Jodoh Bisa ke Sini, Wisata Warisan Wali Songo di Yogyakarta, Muncul karena Karomah Sunan Kalijaga!
Surabaya Punya! Wisata Disney Carnival Pakuwon City Mall Pertama yang Super Gratis, Netizen: Ga Perlu Jauh ke Luar Negeri Dong
Wisata Budaya: Candi Gambar Wetan Blitar Full Arca Kerajaan Majapahit, Jadi Tempat Pemujaan Raja Hayam Wuruk?