SketsaNusantara.id - Mengintip biografi Sultan Agung Hanyokrokusumo yang merupakan seorang raja Kesultanan Kerajaan Mataram kita akan menemukan kisah Menarik mengenai 2 permaisurinya.
Sebelum masuk pada kisah kedua permaisuri tersebut, simak profil Sultan Agung Hanyokrokusumo.
Dikutip SketsaNusantara.id dari kebudayaan.jogjakota.go.id, Sultan Agung Hanyokrokusumo memiliki nama asli Raden Mas Jatmika.
Sebutan lain namanya adalah Raden Mas Rangsang, Ia merupakan putra dari pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati.
Diketahui, Raden Mas Rangsang naik tahta menjadi Raja Kesultanan Mataram diusianya yang ke- 20 pada tahun 1613.
Raden Mas Rangsang menjadi raja dengan gelar Sultan Agung dan berhasil membawa Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1627.
Mempunyai berbagai macam keahlian meliputi kemampuan militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya, membuat Sultan Agung begitu kuat untuk menjadi pemimpinnya tertinggi pada waktu itu.
Kisah kepemimpinan Sultan Agung Hanyokrokusumo, kurang lengkap tanpa adanya 2 permaisurinya yang senantiasa memberi dukungan.
Sultan Agung Hanyokrokusumo memiliki 2 permaisuri yang diberikan nama sebagai Ratu Kulon dan Ratu Wetan.
Ratu Kulon merupakan sebutan yang diberikan oleh Sultan Agung kepada Putri dari Sultan Cirebon, nama asli dari Ratu Kulon ialah Ratu Mas Tinumpak.
Artikel Terkait
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
Indahnya Panorama Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang Jawa Timur, Melingkari Bukit nan Syahdu, Bikin Betah Cocok Buat List Liburan!
Cuma 10 Ribu Nih! Rawon Bang Pray di Malang Cocok untuk Anak Kost yang Kelaperan Tengah Malem Lokasinya…
Unik Banget! Wisata di Gresik yang Dikelilingi Wilayah Lamongan, Tiketnya hanya Rp 8 Ribu Saja Loh
Candi di Prigen Ini Merupakan Perpaduan Hindu-Buddha, Tempat Pendharmaan Salah Satu Raja Singasari
Rumah Makan Asri di Jalan Utama Gresik-Lamongan, Bisa Makan Sambil Nikmati View Kereta Api