SketsaNusantara-id- Tak hanya sejarah kerajaan yang dipimpinnya, kisah cinta para ratu penguasa di tanah Jawa, tak kalah menarik untuk diulik.
Salah satunya adalah Ratu Jay Shima, penguasa Kerajaan Kalingga yang mashur karena ketegasannya dalam menegakkan hukum dan keadilan.
Ratu Jay Shima menjadi Raja Kalingga bergelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara pada tahun 674, setelah sang suami Kartikeyashinga meninggal dunia.
Ratu Jay Shima hanya memerintah Kerajaan Kalingga sekitar 5 tahun saja, sampai tahun 679.
Khrisna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, dalam Perempuan-Perempuan Tangguh di Tanah Jawa, mengungkapkan bahwa Ratu Jay Shima sebelumnya bernama Shima, Sihma atau Sima.
Ratu Jay Shima tidak berasal dari keluarga raja. Melainkan putri seorang Brahmana Melayu yang tinggal di sekitar wilayah Sungai Musi Banyuasin. Saat ini bernama Palembang.
Walau ada pula versi lain yang menyebut, Ratu Jay Shima adalah keturunan Raja Sriwijaya, Hyang Sailendra.
Lamaran Raja Jawa
Pada usia 16 tahun Shima muda mendapatkan lamaran dari Raja Jawa yang memerintah di Adi Hyang (sekarang Dieng).
Raja yang dimaksud bernama Kartikeyasingha yang terhitung masih keponakan Raja Melayu Sribuja dari Palembang.
Setelah lamaran diterima, Shima kemudian dibotong ke Adi Hyang di tanah Jawa sebagai istri raja tanah jawa tersebut.
Artikel Terkait
Misteri Usia Sunan Kalijaga hingga Dimakamkan di Demak, Wali Songo yang Hidup di 4 Masa Kerajaan Nusantara
Kisah Kerajaan Maritim Nusantara yang Kuasai Jalur Perdagangan Asia Tenggara, Benarkah Pusat Perdagangan yang Jatuh Karena Konflik?
Pernah Menjadi yang Paling Berpengaruh di Asia! Inilah Sejarah Kejatuhan Kerajaan Majapahit
Mashur Ketegasan dalam Menegakkan Hukum, Ratu Perempuan di Tanah Jawa ini Beri Hukuman Mengerikan pada Putra Mahkotanya
Jejak Sunan Kalijaga dalam Tarian Sakral Pusaka Mataram Islam, Kisah Cinta Kanjeng Ratu Kidul dan Panembahan Senopati