Minggu, 19 Juli 2026

Berani Menolak Pinangan Karena Menganggap Politis, Ratu Tanah Jawa ini Nyaris Diserang Raja Sriwijaya

Photo Author
Gogot Cahyo Baskoro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 Juli 2024 | 11:07 WIB
Kerajaan Kalingga nyaris diserang Kerajaan Sriwijaya karena Ratu Jay Shima berani menolak pinangannya. (freepik/Ai-generated)
Kerajaan Kalingga nyaris diserang Kerajaan Sriwijaya karena Ratu Jay Shima berani menolak pinangannya. (freepik/Ai-generated)

SketsaNusantara-id- Tak hanya sejarah kerajaan yang dipimpinnya, kisah cinta para ratu penguasa di tanah Jawa, tak kalah menarik untuk diulik.

Salah satunya adalah Ratu Jay Shima, penguasa Kerajaan Kalingga yang mashur karena ketegasannya dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Ratu Jay Shima menjadi Raja Kalingga bergelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara pada tahun 674, setelah sang suami Kartikeyashinga meninggal dunia.

Baca Juga: Bak Atlantis, Kerajaan Demak 'Hilang' tanpa Sisa? Inilah 2 Pusaka Terakhir Peninggalan Kerajaan Islam Pertama di Jawa

Ratu Jay Shima hanya memerintah Kerajaan Kalingga sekitar 5 tahun saja, sampai tahun 679.

Khrisna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, dalam Perempuan-Perempuan Tangguh di Tanah Jawa, mengungkapkan bahwa Ratu Jay Shima sebelumnya bernama Shima, Sihma atau Sima.

Ratu Jay Shima tidak berasal dari keluarga raja. Melainkan putri seorang Brahmana Melayu yang tinggal di sekitar wilayah Sungai Musi Banyuasin. Saat ini bernama Palembang.

Baca Juga: Bukan Majapahit, Tome Pires, Penjelajah Portugis Terpukau, Kerajaan di Jawa Ini Memiliki Istana dan Berbagai Perlengkapan Bersepuh Emas

Walau ada pula versi lain yang menyebut, Ratu Jay Shima adalah keturunan Raja Sriwijaya, Hyang Sailendra.

Lamaran Raja Jawa

Pada usia 16 tahun Shima muda mendapatkan lamaran dari Raja Jawa yang memerintah di Adi Hyang (sekarang Dieng).

Raja yang dimaksud bernama Kartikeyasingha yang terhitung masih keponakan Raja Melayu Sribuja dari Palembang.

Baca Juga: Kisah Sunan Kalijaga dalam Pemilihan Arah Kiblat Sebagai Peranan Penting Pendirian Masjid Agung Demak, Simbol Popularitas Kerajaan?

Setelah lamaran diterima, Shima kemudian dibotong ke Adi Hyang di tanah Jawa sebagai istri raja tanah jawa tersebut.

Halaman:

Editor: Gogot Cahyo Baskoro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X