Masjid pada umumnya memiliki mahkota kubah atau mustoko berbentuk bulan sabit.
Mustoko Masjid Agung Demak sendiri bernuansa klasik sementara mustoko Masjid Agung Solo berbentuk lain.
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Karakteristik & Mitos Masjid Agung Peninggalan Kerajaan Islam di Jawa (2021) yang ditulis Fairuz Sabiq, mustoko Masjid Agung Surakarta berbentuk paku yang menancap di bumi.
Bentuk mustoko tersebut merupakan simbol bahwa Paku Buwono adalah khalifah di bumi ini.
Tak hanya itu, ada juga yang mengartikan sebagai simbol bahwa Paku Buwoni merupakan raja yang menguasai bumi.
Saat dibangun oleh Paku Buwono IV, mustoko atau mahkota atap Masjid Agung Surakarta dilapisi emas.
Namun kini mahkota atap Masjid Agung Surakarta sudah diganti dengan bahan metal.***
Artikel Terkait
Salah Satu Warisan Sunan Kalijaga, Lagu Gundul Gundul Pacul Ternyata Punya Makna Filosofis Kepemimpinan, Begini Penjelasannya
Makna 3 Atap Masjid Agung Tertua Peninggalan Islam di Nusantara, Bukti Warisan Hubungan Politik Jawa dan Cina
7 Muazin Sholat di Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon Konon untuk Mengusir Jin Jahat, Warisan Petaka Aji Menjangan Wulung Jelang Subuh
6 Pintu Pendek di Masjid Agung Banten yang Dibangun atas Bantuan Arsitek Mongolia, Simbol yang Meruntuhkan Semua Keangkuhan Manusia
Rela Pura-Pura Masuk Islam demi Hancurkan Sunan Bonang, Brahmana Sakyakirti Kualat sebelum Perang
Desa Mutilasi, Tempat Murid Sunan Bonang Meregang Nyawa di Tangan Prajurit Majapahit, Ada di Jawa Timur
Sok-Sokan Nantangin Sunan Bonang, Diajak Main Petak Umpet hingga Perut Bumi, Prajurit Majapahit Dibuat 4L